Ribuan Buruh di Jabar Kepung Gedung Sate

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 21 Nov 2017 17:41 WIB
unjuk rasaupah
Ribuan Buruh di Jabar Kepung Gedung Sate
Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat menggelar aksi di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno

Bandung: Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat menggelar aksi di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. Mereka menuntut Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghapus Upah Minimum Provinsi (UMP) 2018.

"Kami meminta gubernur di akhir masa jabatannya untuk menetapkan UMK 2018 tidak memakai formula Pasal 44 Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan. Namun, menetapkan UMK sesuai rekomendasi bupati atau wali kota, karena ada beberapa kabupaten/kota di Jabar merekomendasikan UMK di atas formula nasional," kata seorang buruh saat berorasi, Selasa 21 November 2017.

Koordinator Aksi Aliansi Buruh Jawa Barat (ABJ) Iman Sukirman mengatakan bahwa pihaknya juga mengkritisi upah padat karya. Menurutnya, upah padat karya bisa menjadi trik tersendiri bagi perusahaan untuk tidak melaksanakan UMP.

"Dalam undang-undang belum dikenal upah padat karya dan memang tidak ada rujukannya. Tetapi, itu akan menjadi ancaman bagi buruh karena implementasinya di bawah upah minimum kabupaten/kota," bebernya.

Iman menegaskan, pihaknya tidak hanya menyuarakan tuntutan di Jawa Barat saja. Ia juga akan segera melaksanakan aksi ke pusat.

"Ini kan produk nasional, pasti kita menyuarakannya juga ke pusat," pungkasnya.


(NIN)