Warga Bandung Sulit Air Bersih

Roni Kurniawan    •    Senin, 04 Sep 2017 17:41 WIB
Warga Bandung Sulit Air Bersih
Warga di kawasan Jalan Muararajeun Kaler, Kota Bandung menunggu kedatangan mobil tanki air bersih dari PDAM Tirtawening Kota Bandung, Senin 4 September 2017.

Metrotvnews.com, Bandung: Warga Kota Bandung mulai sulit mendapatkan air bersih sejak tiga pekan lalu. Bahkan para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung pun tak mendapat pasokan air bersih.

Warga Kota Bandung harus merogoh kocek untuk mendapatkan air bersih. Mereka harus membeli air bersih berupa galon untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Iya udah tiga pekan lebih air PDAM tak mengalir, jadinya harus beli air galon," kata Iqbal, 35, warga Jalan Tanjung Sari, Antapani, Kota Bandung, Senin 4 September 2017.

Iqbal mengaku harus mengeluarkan uang sebesar Rp5 ribu untuk membeli air bersih satu galon. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan, ia harus membeli minimal lima galon perhari.

"Biasa beli lima galon, buat masak, cuci piring dan sebagian mandi. Tapi kalau mandi suka minta air sumur, tapi itu juga sedikit air sumurnya. Nah kalau mau cuci pakaian itu bisa lebih dari lima galon," beber Iqbal.

Hal serupa pun terjadi di kawasan Jalan Muararajeun Kaler. Bahkan warga memilih untuk mandi satu kali dalam sehari karena sulitnya mendapatkan air. Mata air berupa sumur pun sudah kering cukup lama.

"Kemarin hujan sehari, tapi air sumurnya sedikit. Itu juga bagi-bagi sama tetangga. Ya untuk kebutuhan lainnya mah kita beli air galon," ujarnya. Juaningsih, 52, warga Jalan Muararajeun Kaler, Kota Bandung.


Caption: Warga di kawasan Jalan Muararajeun Kaler, Kota Bandung menunggu kedatangan mobil tanki air bersih dari PDAM Tirtawening Kota Bandung, Senin 4 September 2017.

(ALB)