Satu Anggota Damkar Terluka dan Dua Warga Sempat Terkepung Api

Ahmad Rofahan    •    Minggu, 10 Sep 2017 13:06 WIB
kebakaran
Satu Anggota Damkar Terluka dan Dua Warga Sempat Terkepung Api
Wakapolresta Cirebon Kompol Jarot Sungkowo di lolasi kebakaran. --MTVN/Rofahan--

Metrotvnews.com,Cirebon: Seorang petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon, mengalami patah tulang saat berusaha memadamkan kebakaran hebat di Jalan Pekiringan, Kota Cirebon, Minggu 10 September 2017.
 Petugas bernama Muhammad Endri tersebut, terjatuh saat berusaha memadamkan api, saat api baru mulai membesar pada pukul 05.00 pagi tadi. 

Ahmad wahyudi, Kasi Kesiapsiagaan Operasi dan Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon mengatakan, korban sudah dalam penanganan.
 "Sempat dibawa ke rumah sakit gunung jati, sekarang sedang ditangani oleh ahli patah tulang," kata Wahyudi di Cirebon, Minggu 10 September 2017.

Sementara itu, Wakapolres Jarot Sungkowo juga menuturkan, dua orang hampir saja menjadi korban kebakaran. Dua orang tersebut tertidur di dalam ruko dan sulit untuk dibangunkan.
 
"Kami sampai setengah jam membangunkan, padahal api sudah besar," kata Jarot.

Menurut Jarot, saat kebakaran pukul 05.00 ini, banyak warga yang berada di dalam ruko masih terlelap. Selain itu, tidak sedikit juga ruko yang ditinggalkan oleh pemiliknya. 
Selain mencoba membangunkan secara langsung, Polresta Cirebon juga meminta bantuan sejumlah stasiun radio untuk menginformasikan kebakaran ini.

"Karena ini hari minggu, jadi biasanya toko tutup," kata Jarot.

Hingga saat ini, pemadam kebakaran masih berusaha untuk terus memadamkan api. Walaupun api sudah terlihat kecil, namun masih berpotensi untuk bisa menyulut kembali kebakaran yang menjadi besar.

Sementara itu, pantauan Metrotvnews.com, sejumlah pemilik toko, yang memiliki usaha di Jalan Pekiringan Kota Cirebon, mengungsikan barang dagangannya, Sebab, hingga saat ini api masih berkobar. 

Yadi, salah satu pegawai Toko Lima Elektronik, terlihat mengangkut barang dagangan milik tokonya ke atas sebuah truk. Menurut Yadi, barang-barang tersebut akan dipindah ke gudang di jalan Drajat dan Pekalangan.

"Takut apinya merembet, karena sekarang saja masih belum padam," kata Yadi.



Begitu juga yang dilakukan para pegawai Bintang Baru. Toko yang menjual perabotan rumah tangga dan elektronik itu, menjadi salah satu ruko yang terparah mengalami kebakaran. Para pegawainya, terlihat berusaha mengeluarkan sejumlah barang yang masih bisa diselamatkan.

"Di dalam sudah kebakar, yang dibawa keluar yang masih bisa diselamatkan," ujar salah seorang pegawai.

Untuk mengantisipasi adanya tindak penjarahan, Polresta Cirebon juga menutup jalan Pekiringan, Kota Cirebon. Hanya petugas dan sejumlah pegawai toko yang diperbolehkan untuk memasuki wilayah lokasi kebakaran. Penutupan jalur tersebut juga untuk memudahkan kinerja petugas yang sedang melakukan pemadaman. 

"Kami hawatir ada yang bertujuan tidak benar. Selain itu, penutupan jalur ini juga, untuk memudahkan kerja petugas," kata Jarot.



(ALB)