KPA Temukan 66 Kasus HIV di Sukabumi

   •    Jumat, 04 Aug 2017 20:15 WIB
aids
KPA Temukan 66 Kasus HIV di Sukabumi
Foto ilustrasi. (Ant/Basri Marzuki)

Metrotvnews.com, Sukabumi: Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi, Jawa Barat menemukan 66 kasus baru penyebaran penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) terhitung sejak Januari hingga Agustus 2017.

"Dari jumlah tersebut mayoritas kasus baru tersebut menjangkiti lelaki seks lelaki (LSL) atau komunitas gay," kata Ketua KPA Kota Sukabumi Achmad Fahmi di Sukabumi, Jumat.

Menurutnya, masih tingginya angka penyebaran penyakit yang belum ada obatnya ini menjadi perhatian pihaknya. Maka dari itu KPA dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi berupaya menekan angkat penularan HIV.

Lanjut dia, kasus penyebaran HIV saat ini didominasi oleh pelaku seks menyimpang seperti LSL dan juga wanita pekerja seks (WPS) serta pelanggan seks. Selain itu, ibu rumah tangga cukup banyak yang tertular penyakit ini.

Upaya pencegahan yang dilakukan pihaknya tersebut tidak hanya sebatas sosialisasi saja seperti ke pelajar maupun kantong-kantong komunitas kunci yakni LSL dan WPS, tetapi melakukan pemeriksaan kesehatan salah satunya melalui cara sero survey.

Dengan cara jemput bola ini diharapkan penyebaran atau penuralan HIV bisa ditekan, karena jika ada orang yang positif tertular maka bisa ditanggulangi dan tidak menularkan virusnya tersebut kepada orang lain karena ketidak tahuannya.

"Kami juga meminta kepada masyarakat agar bisa ikut mensosialisasikan pencegahan HIV, karena virus mematikan ini bisa menyerang siapapun, untuk itu kami imbau agar tidak melakukan aktivitas yang bisa berpotensi tertular seperti seks menyimpang dan gonta ganti pasangan (seks bebas) serta penggunaan narkoba suntik," tambahnya.

Fahmi mengatakan kasus penularan HIV di Kota Sukabumi setiap tahunnya berfluktuasi, namun pihaknya fokus pada pencegahan agar ke depannya tidak ada lagi masyarakat yang tertular. Maka dari itu, ia pun mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pemeriksaan kesehatannya secara rutin khususnya komunitas kunci. (Antara)



(ALB)