Rekayasa Arus Lalu Lintas Karnaval Pesona Parahyangan Besok

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 25 Aug 2017 20:18 WIB
hut ri
Rekayasa Arus Lalu Lintas Karnaval Pesona Parahyangan Besok
Gedung Sate, salah satu lokasi yang dilintasi peserta Karnaval Kemerdekaan RI, di Bandung, MTVN - Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan, rencananya akan digelar di Kota Bandung, Sabtu 26 Agustus 2017 besok. Polrestabes Bandung juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan.

Kabagops Polrestabes Bandung, AKBP Febri Kurniawan Ma'Ruf mengatakan, untuk arus lalulintas, pihaknya menerapkan skala prioritas.

"Jalur yang diprioritaskan itu Jalan Diponegoro hingga Pusdai karena itu untuk kendaraan hias," ungkap Febri, Jumat 25 Agustus 2017.

Febri bilang, Jalan Diponegoro akan ditutup sejak malam hari sedangkan untuk rute karnaval baru akan ditutup pagi ini. Namun, untuk penutupan jalan iring-iringan karnaval akan berlangsung situasional sekitar pukul 14.00 WIB.

Selanjutnya menurut wakasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Maria Horet Hera menuturkan untuk jalan Jawa dibuat satu arah dari barat ke timur.

"Dari arah Jalan Juanda, menuju ke Jalan Merdeka akan dibelokkan ke arah Jalan Riau saat iring - iringan sampai di Jalan Merdeka," ungkapnya.

Menurutnya, untuk kendaraan dari arah jalan Riau tidak ada yang belok ke kanan Jalan Merdeka. "Jadi kendaraan langsung diluruskan ke jalan Riau lalu di belokkan ke kiri masuk jalan Juanda," paparnya.

Selanjutnya, untuk kendaraan yang hendak melewati jalan Aceh depan Balaikota Bandung akan di satu arahkan, kearah Mesjid Ukhuwah disitu kendaraan diperbolehkan belok ke kanan dan kiri. 

"Kendaraan dari arah Jalan Wastu, diluruskan ke Jalan Aceh lalu diluruskan melingkar ke Jalan Riau," ucapnya.

Maria menegaskan, untuk kendaraan di Jalan Sumatera tidak boleh belok kanan ke Jalan Merdeka. Sebab dari Jalan Wastukencana, Balaikota dibuat dua arah dari arah Wastukencana diluruskan ke Braga pinggir Bank Indonesia.

Namun kendaraan dari arah Bank Indonesia tidak bisa belok menuju Jalan Lembong. "Dari patung bola, dilakukan buka tutup kalau misalkan rangkaian festival mengarah ke Jalan Asia Afrika yang dari Jalan Sumatera tidak boleh lurus ke Jalan Tamblong tetapi belok kiri ke Jalan Veteran," katanya.



(ALB)