Penerimaan Taruna Akpol di Jabar Diambil Alih Mabes Polri

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 01 Jul 2017 19:37 WIB
polri
Penerimaan Taruna Akpol di Jabar Diambil Alih Mabes Polri
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Bandung: Proses penerimaan calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2017 di wilayah Polda Jabar akan diambil alih Mabes Polri. Adanya kuota khusus menjadi musababnya.

Asisten Kepala Polri Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Pol Arief Sulistyanto ‎menuturkan, keputusan tersebut diambil Mabes Polri setelah terbit keputusan Kepala Polda Jawa Barat yang menyatakan kuota penerimaan Taruna Akpol dibagi menjadi kuota khusus putra daerah dan kuota nonputra daerah.

"Saya ke sini dalam rangka melakukan supervisi terhadap proses penerimaan anggota Polri 2017 di Polda Jawa Barat. Keputusan Kapolda Jabar dibatalkan," kata Arief kepada wartawan di Mapolda Jabar, Sabtu 1 Juli 2017.

Arief menjelaskan, calon taruna akademi kepolisian di daerah Jabar telah diseleksi dari 35 orang menjadi 23 yang selanjutnya akan langsung diseleksi kembali panitia pusat.

"Sudah dirumuskan panitia pusat, yang harus diikuti panitia daerah," ujarnya.

Saat ditanya apakah ada dugaan penyimpangan dalam penerimaan calon Taruna Akpol, ia menegaskan masih berkoordinasi dengan divisi Propam dalam kegiatan supervisi.

"Masalah sanksi akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu oleh Divisi Propam. Intinya Kapolri tidak akan memberikan toleransi apabila merugikan institusi Polri dan merugikan masyarakat," ujarnya.

Penerimaan calon taruna akademi polisi di daerah Jawa Barat menuai kontroversi, Polda Jabar memberlakukan kebijakan baru kuota putra daerah dan nonputra daerah.

Orang tua siswa kecewa dengan kebijakan ini. Mereka kecewa informasi ini tak disebarkan sejak awal. Pengakuan sejumlah orang tua, anak mereka mendapatkan ranking cukup baik, namun karena bukan putra daerah, dinyatakan tidak lulus.


(ALB)