Korban Tsunami Banten Jadi 281 Orang

Damar Iradat    •    Senin, 24 Dec 2018 09:27 WIB
Tsunami di Selat Sunda
Korban Tsunami Banten Jadi 281 Orang
Tim gabungan mencari korban terjangan tsunami Selat Sunda, sumber foto: BNPB

Jakarta: Sebanyak 281 orang meninggal akibat tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Banten, hingga Senin, 24 Desember 2018. Sementara 57 orang masih dicari.

Sedangkan 1.061 orang terluka dan 11.687 penduduk pengungsi. Korban ditemukan di lima kabupaten di Banten dan Lampung.

"Kemungkinan data korban dan kerusakan bertambah. Pendataan masih terus dilakukan oleh petugas," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id.

Baca: Jejak Longsor Gunung Anak Krakatau Terekam Citra Satelit

BNPB mendata kerusakan sebagai berikut:
- 611 rumah
- 69 hotel dan vila
- 60 warung dan toko
- 420 perahu

Tsunami berdampak pada dua kabupaten di Banten yaitu Pandeglang dan Serang. Sedangkan di Lampung, dampak tsunami dirasakan di Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.

Di Pandeglang, daerah yang paling banyak ditemukan korban dan kerusakan yaitu di pesisir. Daerah sepanjang pantai terkena dampak, yang merupakan objek wisata. Seperti Pantai Carita, Pantai Panimbang, Pantai Teluk Lada, Sumur, dan Tanjung Lesung.

Korban paling banyak ditemukan di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung, dan Kampung Sambolo.

Sutopo mengatakan ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, BNPB, dan lembaha lain terus berkoordinasi untuk penanganan darurat. Tim gabungan terus mencari, mengevakuasi, dan mendata korban.

Tim mengerahkan evakuasi mulai dari ekskavator hingga tronton. Tim membutuhkan tambahan alat berat dan personel membantu evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban.

Lihat video:




(RRN)