Warga Bogor Ikut Tolak Silaturahmi Kekhilafahan Az Zikra

ant    •    Selasa, 13 Nov 2018 18:47 WIB
Az Zikra
Warga Bogor Ikut Tolak Silaturahmi Kekhilafahan Az Zikra
Kapolres Bogor, AKBP Andi Mohammad Dicky

Bogor: Puluhan warga bersama ormas Islam, tokoh agama, dan mahasiswa mendatangi Mapolres Bogor Kabupaten, Jawa Barat, di Cibinong, Selasa, 13 November 2018. Mereka beraudiensi dan menyampaikan penolakan adanya kegiatan silaturahmi Kekhilafahan Islam se-dunia yang rencananya digelar di Sentul.

Kedatangan massa yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Bogor diterima oleh Kapolres Kabupaten Bogor AKBP AM Dicky, Dandim 061 Letkol Inf Herry Eko Sutrisno, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama, dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Dalam audiensi tersebut, massa menyampaikan penolakannya terkait adanya undangan agenda itu yang rencananya digelar di Masjid Az-Zikra, Sentul pada Sabtu, 17 November 2018.

Undangan kegiatan ini telah menyebar sebulan sebelumnya dengan nama kegiatan Syiar dan Silaturahim Kekhilafahan Islam se-Dunia 1440 Hijriah oleh panitia penyelenggara Silaturahim Warga Khilafatul Muslimin, Yayasan Nur Syakirah, dengan tema 'Titik awal kebangkitan Islam dunia'.

Massa yang dikoordinatori oleh Romatullah mendesak aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk menolak dan tidak memberikan izin kegiatan tersebut karena tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Sedikitnya ada empat pernyataan sikap yang disampaikan oleh perwakilan massa, yakni menolak segala bentuk gagasan tentang kekhilafahan di Indonesia karena dapat merusak dan merongrong empat pilar bangsa yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menolak segala bentuk kegiatan yang mendukung ide gerakan khilafah di Indonesia. Meminta aparat hukum bertindak tegas terhadap segala bentuk gerakan dan kegiatan yang mendukung berdirinya khilafah di Indonesia karena bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Selanjutnya, mengimbau warga Kabupaten Bogor untuk tetap menjaga kondusivitas dan keamanan di Kabupaten Bogor. 

Kapolres AKBP AM Dicky mengklarifikasi bahwa kegiatan silaturahmi kekhilafahan tersebut bukan diselenggarakan oleh Az-Zikra melainkan oleh Organisasi Silaturahmi Warga Khilafah Muslim, Yayasan Nur Syakirah yang berdomisi di Jakarta.

Dicky menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan izin penyelenggaraan kegiatan tersebut di wilayah Kabupaten Bogor. "Karena tidak sesuai dengan Pancasila dan perundang-undangan yang ada di Indonesia," ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, banyak penolakan yang datang dari warga Bogor, mulai dari ormas, mahasiswa, dan tokoh agama yang juga menjadi pertimbangan aparat keamanan.

Humas Kementerian Agama Kabupaten Bogor, M Ma'sum menyampaikan pihakny tidak bisa memberikan keputusan terkait kegiatan tersebut terlarang atau tidak karena pemberi keputusan ada di Kementerian Agama pusat.

"Tetapi kami dengan tegas menolak kegiatan silaturahmi kekhilafahan ini karena tidak sesuai dengan ideologi bangsa," ujar Ma'sum. 

Usai beraudiensi, massa membubarkan diri. Sebelumnya massa berencana untuk unjuk rasa di mapolres dan kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor. Tetapi, warga diarahkan untuk melakukan audiensi yang difasilitasi oleh kapolres Kabupaten Bogor.
(ALB)