Keluarga Pramugari Lion Air Datangi RS Polri Cari Kepastian

Hendrik Simorangkir    •    Selasa, 30 Oct 2018 21:31 WIB
Lion Air Jatuh
Keluarga Pramugari Lion Air Datangi RS Polri Cari Kepastian
Situasi rumah Merry Yulyanda, pramugari yang menjadi korban jatuhnya Lion Air JT610 di Tanjung Kerawang, Jawa Barat.

Tangerang: Rumah di Perumahan Golden Kirana RT 08 RW 09, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, terlihat sepi. Rumah tersebut merupakan tempat tinggalnya Merry Yulyanda, pramugari yang menjadi korban jatuhnya Lion Air JT610 di Tanjung Kerawang, Jawa Barat. 

Kedua orang tua Merry kini telah bertolak ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk memastikan keberadaan anaknya yang menjadi korban. 

Selain itu, keduanya pun membawa berbagai dokumen untuk mengidentifikasi Merry, setelah Basarnas menemukan seragam pramugari Lion Air yang diduga mirip digunakan korban.

"Kedua orang tua korban sengaja datang ke RS Polri pada pagi hari, untuk memastikan pemilik dari seragam pramugari yang ditemukan Basarnas," ujar Ketua RT08 Sriyono, Selasa, 30 Oktober 2018. 

Menurut Sriyono, Merry bersama kedua orang tuanya baru enam bulan tinggal di perumahan tersebut. Berbagai kegiatan di lingkungan perumahan dilakukan dengan baik oleh keluarga tersebut. 

"Baru enam bulan pindah ke sini. Mereka sangat baik di mata warga, kalau ada kegiatan seperti gotong royong selalu diikuti, dan mereka semua ramah," jelasnya. 

Putri tunggal dari pasangan Yulyanda dan Aida tersebut, sudah dua tahun bekerja sebagai pramugari di Lion Air. 

"Saya dengar sih Merry rencananya akan menikah tahun depan," kata Sriyono. 

Sriyono mengatakan, meski kondisi Merry hingga kini belum diketahui, warga sekitar berharap ada keajaiban dalam musibah tersebut. "Kami berharap korban mendapat mukjizat dari Tuhan, segera ditemukan," ucapnya. 


(ALB)