Polda Jabar Terjunkan Tim Khusus Selidiki Penembakan di Bogor

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 22 Jan 2018 19:44 WIB
penembakan
Polda Jabar Terjunkan Tim Khusus Selidiki Penembakan di Bogor
Ilustrasi tempat kejadian perkara, Medcom.id - Rakhmat

Bandung: Polda Jabar turut menyelidiki kasus penembakan yang terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Sukasari, Bogor. Penembakan menewaskan kader Partai Gerindra Fernando Alan Joshua Wowor.

"Polda Jabar menurunkan tim penyidik membantu Polres Bogor Kota. Saya juga mengucapkan prihatin kepada anggota Brimob yang saat ini kritis di ICU," ungkap Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin 22 Januari 2017.

Agung menuturkan tim telah melakukan olah kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan saksi. Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan peristiwa itu bermula dari keributan.

Baca: Saksi dan Polisi Beberkan Kronologi Berbeda Terkait Tewasnya Fernando

"Ada anggota Brimob mau keluar (dari tempat parkir). Sementara, ada sekelompok pemuda yang mau masuk. Kemudian ada cekcok yang berakhir dengan penembakan," ungkap Agung.

Agung belum dapat memastikan perebutan senjata yang terjadi di lokasi. Sebab anggota Brimob Briptu AR menjadi saksi kunci masih dalam kondisi kritis. AR kini menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Bogor.

Agung akan meminta keterangan ahli pidana dalam kasus tersebut. Tujuannya penyelidikan dilakukan secara transparan dan objektif.

"Untuk pengungkapan ini, kami akan meminta keterangan dari ahli pidana karena disini ada indikasi overmacht (pembelaan diri dalam keadaan terjepit) supaya penanganannya transparan, profesional, dan seobyektif mungkin," pungkasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jabar, AKBP Hari Suprapto mengatakan, anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut masih dalam perawatan sehingga pihaknya masih menunggu namun proses sidik dan lidik masih berjalan.

"Masih dalam proses lidik dan sidik baru beberapa orang kita mintai keterangan, materinya belum bisa disampaikan. Anggota (Brimob)  masih dalam perawatan intensif di RS," tandasnya.


(RRN)