Pasar Kemiri Muka Depok Dieksekusi pada 19 April

Rizky Dewantara    •    Jumat, 06 Apr 2018 11:37 WIB
eksekusisengketa tanah
Pasar Kemiri Muka Depok Dieksekusi pada 19 April
Pasar tradisional Kemiri Muka Depok yang akan dieksekusi pada 19 April 2018, Medcom.id - Rizky

Depok: Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, akan mengeksekusi lahan Pasar Kemiri Muka. Eksekusi sebagai tindak lanjut putusan sidang sengketa lahan di kawasan tersebut.

Kepala PN Kota Depok Subandi mengatakan eksekusi pasar di Kecamatan Beji itu dilakukan pada Kamis, 19 April 2018. Eksekusi sesuai dengan keputusan sidang sengketa lahan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Kami tetap akan laksanakan eksekusi ini, karena yang kami lakukan jelas berlandaskan hukum," kata Subandi, Jumat, 6 April 2018.

PN Depok, lanjut Subandi, mendapat delegasi dari PN Cibinong. Jadi PN Depok hanya bertugas sebagai pelaksana eksekusi.

Menurut Humas PN Depok Teguh Arifiano, kewenangan soal putusan tersebut berada di PN Kabupaten Bogor. Namun, jelasnya, putusan itu sudah inkrah.

Pasar tradisional tersebut menjadi tempat berjualan bagi kurang lebih 2.000 pedagang. Beberapa waktu lalu, telah lama mengais rezeki di pasar tersebut sejak era 1990-an dan sudah membayar uang sewa. 

Putusan PN Kabupaten Bogor itu tertulis dengan surat Nomor 36/Pdt.G/2009/PN.Bogor tanggal 29 Maret 2010 juncto Putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor: 256/Pdt/2010/PT.Bdg, tanggal 5 Oktober 2010 Juncto Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) RI Nomor: 695 K/Pdt/2011, tanggal 9 Februari 2012 juncto Putusan Peninjauan Kembali MA RI Nomor: 476 PK/Pdt/2013, tanggal 4 April 2014, yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Sengketa kepemilikan lahan seluas 2,8 hektare itu dimenangkan PT Petamburan Jaya Raya (PJR). Perusahaan tersebut mengklaim memiliki bukti kepemilikan lahan berupa sertifikat hak guna bangunan nomor 68 atas nama PT PJR dan dinyatakan sah.


(RRN)