GT Cikarang Utara Mulai Dibuka Malam Ini

ant, Antonio    •    Senin, 27 Aug 2018 14:45 WIB
infrastruktur
GT Cikarang Utara Mulai Dibuka Malam Ini
GT Cikarang Utara akab dibuka nanti malam. Akses ini dibuka agar kendaraan bertonase besar dari Pelabuhan Tanjung Priok dan melintas di dalam Jalan Tol Jakarta-Cikampek lebih mudah untuk menuju ke pelabuhan daratan (dry port) di Kawasan Jababeka, Cikarang

Bekasi: Gerbang Tol (GT) Cikarang Utara akan mulai beroperasi Selasa 28 Agustus 2018 Pukul 00.00 WIB. GT Cikarang Utara dibuka agar kendaraan bertonase besar dari Pelabuhan Tanjung Priok dan melintas di dalam Jalan Tol Jakarta-Cikampek lebih mudah untuk menuju ke pelabuhan daratan (dry port) di Kawasan Jababeka, Cikarang.

Humas Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, Irwansyah mengatakan, pembangunan GT tersebut sudah dilakukan selama hampir dua tahun dan telah diproses oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Hari (malam) ini baru dioperasikan,” kata Irwansyah, Senin, 27 Agustus 2018.

Ia menjelaskan, selama ini kendaraan bertonase besar yang membawa peti kemas dari Pelabuhan Tanjung Priok keluar dari Tol Jakarta Cikampek melalui GT Cikarang Barat.

“Kalau melewati Cikarang Barat mereka melewati jalan arteri. Di situ (Cikarang Barat) juga manufernya cukup sulit dan timbul kemacetan, dan jalannya untuk kendaraan berat kurang bagus, jalan juga jadi rusak,” ujarnya.
 
Sehingga,kata Irwansyah, dibuatlah GT Cikarang Utara atau Cikarang Dry Port. “Supaya kendaraan-kendaraan yang menuju dry port, bisa langsung. Jadi tidak melalui jalan arteri lagi,” imbuhnya.

Sementara untuk tarif yang berlaku nanti tertuang dalam Kepmen PUPR Nomor 561/KPTS/M/2018 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol di Jalan Akses "Dry Port" Cikarang Sebagai Bagian dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Menurut Humas PT Jasa Marga, Dwimawan Heru  aturan ini ditetapkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Senin 20 Agustus (20/8).  Sesuai dengan Kepmen No 561/KPTS/M/2018, sejumlah golongan kendaraan bermotor yang dikekanakan tarif lintas di Tol Jakarta-Cikampek di antaranya kendaraan I jenis sedan, jip, pikap/truk kecil dan bus.

Selanjutnya kendaraan golongan II jenis truk dengan dua gandar, golongan III jenis truk dengan tiga gandar, golongan IV truk dengan empat gandar dan golongan V truk dengan lima gandar.

Pengguna jalan tol yang menuju Cikarang 'dry port' akan melakukan pembayaran di Gerbang Tol Cikarang Utara dengan besaran tarif sesuai ketentuan.

"Masing-masing golongan adalah golongan I Rp4.500, golongan II dan III Rp6.500 serta golongan IV dan V Rp9.000 per unit," katanya.

Salah satu poin dalam Kepmen tersebut juga menyatakan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek, berhak menolak masuknya atau mengeluarkan pengguna jalan tol yang tidak memenuhi ketentuan batas muatan sumbu terberat di Gerbang Tol (GT) terdekat jalan tol.

"Pelaksanaan peraturan dan pengendalian pengawasan batasan muatan sumbu terberat dikerjasamakan dengan Kementerian Perhubungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jalan akses "Dry Port" Cikarang panjangnya 3,06 kilometer yang merupakan perpanjangan pintu gerbang Pelabuhan Internasional Tanjung Priok.  Jalan akses ini, kata Dwimawan, akan mengurangi kelebihan kapasitas Pelabuhan Tanjung Priok dan mengurai antrean truk di Jalan


(ALB)