Nanti Malam Warga Diajak Menikmati Pesona Antariksa dari Gedung Sate

Jaenal Mutakin    •    Minggu, 06 Aug 2017 16:51 WIB
antariksa
Nanti Malam Warga Diajak Menikmati Pesona Antariksa dari Gedung Sate
Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat -- istimewa

Metrotvnews.com, Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggelar Dark Sky Night (Malam Langit Gelap). Masyarakat diajak menikmati pesona antariksa dari Gedung Sate, Bandung, pada Minggu 6 Agustus 2017 malam.

Kepala Bagian Publikasi Setda Jawa Barat Ade Sukalsah mengatakan, Dark Sky Night adalah rangkaian Hari Jadi ke-72 Provinsi Jawa Barat sekaligus untuk menyambut Hari Antariksa Nasional. Pengunjung dapat meneropong berbagai benda langit, seperti bulan, planet, dan setil menggunakan teleskop yang berada di Aula Barat Gedung Sate.

"Planetarium akan dibuka pukul 17.00 WIB. Kalau untuk acara peneropongan, dimulai pukul 20.00 WIB. Kami meminta dukungan dari warga maupun perkantoran sekitar gedung sate untuk mematikan lampu selama satu jam, baik di depan mau pun di luar ruangan," kata Ade di Bandung, Minggu 6 Agustus 2017.

Ade menjelaskan, acara tersebut juga bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai antariksa dan polusi cahaya. "Silahkan masyarakat datang ke Gedung Sate sambil berwisata, gratis. Bagi warga yang berminat datang ke acara, bisa lebih dulu mendowload aplilkasi 'Sky Map' di ponsel android masing-masing. Nanti kita sama-sama mengakurkan yang di ponsel dan di langit bersama ahlinya," jelasnya.

Terpisah, peneliti senior dari Pussainsa LAPAN Gunawan Admiranto menjelaskan, bahwa Hari Antariksa Nasional pada 6 Agustus adalah tanggal di mana Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan disahkan. Undang-undang yang berlaku mulai 6 Agustus 2013 tersebut menjadi wujud perlindungan bagi negara dalam berbagai kegiatan keantariksaan.

"Kegiatan antariksa meliputi penelitian dan pengembangan di bidang sains antariksa, penginderaan jauh, penguasaan teknologi antariksa, dan peluncuran wahana antariksa, seperti loket dan satelit," terang Gunawan.

Menurut Gunawan, UU Keantariksaan sangat penting bagi Indonesia yang secara geografis memiliki posisi strategis untuk penyelenggaraan kegiatan keantariksaan.


(NIN)