Polisi Gerebek Kontrakan di Bogor, Diduga Terkait Teroris

Mulvi Muhammad Noor    •    Selasa, 30 May 2017 19:21 WIB
penggerebekan teroris
Polisi Gerebek Kontrakan di Bogor, Diduga Terkait Teroris
Tim Detasemen Khusus 88 menggerebek sebuah kontrakan di Kampung Tegalsapi Rt 1 RW 6, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat -- MTVN/Mulvi Muhammad Noor

Metrotvnews.com, Bogor: Tim Detasemen Khusus 88 menggerebek sebuah kontrakan di Kampung Tegalsapi Rt 1 RW 6, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Beberapa penghuni dibawa karena diduga terkait terorisme.

Pantauan Metrotvnews.com, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa buku, berkas-bekas, dan sebuah golok. Polisi kemudian memasang garis batas di seputaran rumah kontrakan.

Kapolres Bogor AKBP Andi M. Dicky Pastika didampingi Kapolsek Tamansari Iptu Nur Hidayat juga berada di lokasi penggrebekan. Namun, keduanya hanya memberikan isyarat tangan enggan memberikan keterangan.

Pemilik rumah kontrakan, Anang Rosyadi, mengatakan, penghuni kontrakan bersama beberapa orang sudah lebih dulu dibawa polisi. Ia mengaku belum mengetahui identitas penghuni kontrakan.

"Penghuninya satu orang, ibu-ibu bercadar. Ada juga yang lain dibawa, mungkin saudaranya," ujar Anang di lokasi, Selasa 30 Mei 2017.

Menurut Anang, ia sudah meminta berkas identitas maupun kartu keluarga pengontrak sejak tinggal di kontrakan pada Kamis, 25 Mei 2017. Namun, penghuni kontrakan tak kunjung menyerahkan dengan alasan sedang dalam proses pengurusan perpindahan domisili.

"Kalau suaminya katanya kerja di luar kota. Aslinya dari Bandung. Sebelumnya ngontrak di Neglasari, Dramaga (Kabupaten Bogor, red)," tutur Anang.

Sementara itu, Aji, warga sekitar, menuturkan, wanita yang diamankan polisi cukup tertutup. Ia sekeluarga belum pernah berkomunikasi, meskipun rumahnya beredakatan dengan kontrakan yang digerebek.

"Kadang-kadang ada suka yang main ke kontrakannya. Ada wanita dan laki-laki," pungkas Aji.


(NIN)