Menanti Titik Terang Penyebab Kematian Bocah di Depok

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Minggu, 07 Oct 2018 22:26 WIB
kasus pembunuhan
Menanti Titik Terang Penyebab Kematian Bocah di Depok
Ilustrasi. Medcom.id

Depok: Sumarno, masih tak kuasa menahan sedih akibat anaknya yang masih berusia 11 tahun, Ali Akbar, ditemukan tewas di pinggir Kali Ciputat Kampung Bulak Poncol, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Penyebab kematian Ali Akbar juga masih samar. 

"Saya dan istri masih syok. Tidak sanggup saya melihat kondisinya saat ditemukan di pinggir kali penuh darah," ucap Sumarno saat ditemui di kediamannya Jalan Pahlawan, Kelurahan Cinangka, Sawangan, Depok, Minggu, 7 Oktober 2018. 

Ali Akbar masih tampak di rumahnya, Sabtu, 6 Oktober 2018 pukul 09.40 WIB. Kala itu, Ali sempat minta uang jajan pada Sumarno Rp10 ribu. Belum sempat uang diberikan, Ali Akbar sudah meninggalkan rumah.

Sebelum meminta duit jajan, kata Sumarno, Ali juga sempat izin meminjam motor. Namun, Sumarno tak mengizinkan lantaran motor hendak dipakai ngojek. "Dia cuma bilang mau main futsal."

Bagi Sumarno, Ali adalah sosok yang pendiam dan tak pernah membuat masalah. Sumarno dan istrinya, Ama, 45, tak pernah menyangka bocah yang baru menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu harus mengalami kejadian tragis.

"Semoga polisi bisa segera menangkap pelakunya," harap Sumarno sembari terisak.

Minggu, 7 Oktober 2018 siang, Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sughiarto mendatangi rumah Sumarno guna menyampaikan langsung rasa duka cita. Kepada keluarga, Didik memastikan bakal menangani kasus kematian Ali secara maksimal.

"Polresta Depok sendiri telah membentuk Timsus (tim khusus) yang bekerja secara maksimal untuk menangani kasus tersebut," kata Didik.

Penyebab kematian Ali masih jadi teka-teki. Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus menyebut polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti petunjuk lainnya. Sejauh ini, polisi belum menyimpulkan kalau Ali tewas dibunuh. Yang jelas, polisi mendapati sebuah telepon seluler milik korban raib. 

Polisi juga masih menunggu hasil autopsi Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, guna memastikan penyebab kematian korban. Firdaus menyebut, hasil autopsi diperkirakan sudah keluar Senin, 8 Oktober 2018. "Nanti dari situ bisa dilihat, korban tewas dengan luka apa saja," kata Firdus. 

Jasad Ali ditemukan bersimbah darah pinggir Kali Ciputat Kampung Bulak Poncol, Sawangan, Depok, Sabtu, 6 Oktober 2018, sekitar pukul 11.00 WIB. Warga menemukan jasad pelajar SMP Tsanawiyah Al Hidayah, Kampung Kebon Cinangka, Sawangan itu dalam posisi telentang dengan leher penuh luka.


(AGA)