Kolom Agama KTP Disarankan Ditulis Manual

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 15 Nov 2017 11:17 WIB
kepercayaanpenghayat kepercayaan
Kolom Agama KTP Disarankan Ditulis Manual
Ilustrasi KTP-el. Foto: Antara/Irwansyah Putra

Metrotvnews.com, Cirebon: Rencana pemerintah memasukkan penghayat kepercayaan di dalam kolom agama di KTP disambut baik banyak kalangan. Namun, sejumlah pihak lebih mendukung kolom agama ditulis secara manual.

Direktur Fahmina Institue Rosidin menyebut cara ini lebih baik karena data baku kolom agama telah ada. Akibatnya, penghayat tidak bisa mencantumkan kepercayaan yang dianut setiap pengisian kolom agama dalam proses adminitrasi.

"Karena di kolom tersebut, nama agamanya sudah dibatasi," kata Rosidin saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu 15 November 2017.

Rosidin mendukung jika kolom agama bisa ditulis atau diketik secara manual. Sehingga  kepercayaan apapun bisa dicantumkan secara jelas.

"Misalkan Sunda Wiwitan, nanti bisa ditulis langsung seperti itu," kata Rosidin.

Pendapat Rosidin didukung Ira Indrawardana, warga adat Sunda Wiwitan Cigugur Kuningan Jawa Barat. Ira memiliki bukti bahwa penghayat kepercayaan pernah dicantumkan dalam KTP. Namun, itu terjadi saat KTP masih bisa diketik secara manual.

"Itu terjadi di beberapa daerah di luar jawa," kata Ira.

Menurut Ira, pemerintah setempat akan lebih memahami kondisi daerahnya, sehingga cukup wajar jika KTP dulu, masih bisa mencantumkan  aliran kepercayaan didalam KTP. Baru belakangan, penghayat kepercayaan diminta memilih salah satu agama yang sudah ada atau dikosongkan.

"Penulisan secara manual bisa lebih membantu para penghayat kepercayaan," kata Ira.


(SUR)