Jalur Bogor Menuju Sukabumi Ditutup

Antara    •    Senin, 05 Feb 2018 12:21 WIB
longsorbencana longsor
Jalur Bogor Menuju Sukabumi Ditutup
Bencana longsor di Puncak, Bogor, Senin 5 Februari 2018. (Istimewa)

Cibinong: Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor AKBP Andi M. Dicky Pastika Gading mengatakan lima titik jalur Puncak Bogor-Cianjur ditutup total akibat longsor. Penutupan jalan tersebar di selatan Kabupaten Bogor, salah satunya menuju Sukabumi.

"Kami sudah tutup total jalur lalu lintas tersebut," katanya saat dihubungi di Cibinong, Senin, 5 Februari 2018.

Longsor yang terjadi di pinggir Jalan Raya Sukabumi Kampung Cikereteg, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, yang menyebabkan jalur menuju Sukabumi ditutup sementara.

Penutupan di wilayah Panimbangan Kecil, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, diakibatkan bahu jalan amblas dan material tanah dari tebing menutup sebagian bahu jalan.

Kemudian penutupan di sekitar Masjid Atta'awun Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua disebabkan material tanah menutup jalan. Telah diupayakan evakuasi material longsor menggunakan alat berat.

(Baca: Puncak Longsor, Jalur Jakarta-Puncak Ditutup)

Longsor juga terjadi di Villa Pengayoman atau Kehakiman Kampung Cibeureum RT02/RW03, serta di Kampung Babakan RT03/RW04 Desa Cibeureum Kecamatan Cisarua. Tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir sekitar Rp15 juta dan material longsor menutupi sebagian jalan desa.

Kapolres mengimbau masyarakat dapat mengantisipasi perjalanan menuju Puncak Bogor-Cianjur melalui jalur lain. Petugas saat ini tengah berjibaku membersihkan material tanah longsor yang menutup jalan di empat titik yang tersebar di tiga lokasi.

Longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB hingga 10.40 WIB, Senin. Longsor diduga terjadi karena curah hujan tinggi disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Cisarua.

(Baca: Puncak Longsor)

Wilayah tersebut merupakan daerah perbukitan dengan kontur tanah yang labil sehingga tanah tidak kuat menahan volume air maka terjadilah bencana longsor.

Polres Bogor, kata Dicky telah menambahkan 100 personel ke lokasi sejak pukul 08.30 WIB. Petugas berkoordinasi mendatangkan sejumlah alat dan personel bantuan instansi terkait yang dibutuhkan.

"Waktu penutupan jalur masih belum bisa dipastikan, masyarakat harus tetap waspada," kata Dicky.

 


(SUR)