PVMBG Sebut Gempa di Lombok Kategori Menengah

Roni Kurniawan    •    Senin, 06 Aug 2018 10:53 WIB
Gempa Lombok
PVMBG Sebut Gempa di Lombok Kategori Menengah
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani, Medcom.id - Roni

Bandung: Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan gempa berkekuatan 7,0 SR yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, masuk dalam kategori menengah. Hal itu berdasarkan data peta Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi NTB yang diterbitkan Badan Geologi untuk wilayah Lombok Utara dan Lombok Timur.

"Itu berada dalam Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi Menengah yang berpotensi guncangan berkekuatan 7 hingga 8 MMI (Modified Mercalli Intensity)," kata Kasbani di Kantor PVMBG, Jalan Dipononegoro, Kota Bandung, Senin 6 Agustus 2018.

Ia mengatakan gempa berpotensi berdampak besar. Pada 5 Agustus kemarin, gempa mengakibatkan bangunan roboh dan rusak serta 82 orang meninggal dunia.

"Artinya ini bangunan dengan kualitas tidak baik akan roboh. Karena gempa yang terjadi pada tadi malam itu terjadi di lereng utara Gunung Rinjani di daratan yang telah menyebabkan kerusakan cukup luas baik itu di daerah Lombok maupun di Bali dan korban jiwa sampai saat ini ada 82 jiwa," bebernya.

Menurut Kasbani, kawasan di Lombok memang sangat rentan untuk terjadi gempa disusul dengan longsor karena wilayah tersebut terbuat dari batuan vulkanik.

"Jika terjadi gempa, sesar ini akan aktif dan banyak rekahan terjadi mengakibatkan banyaknya bangunan yang rusak," sambungnya.

Ia pun meminta masyarakat di Lombok untuk waspada namun tetap tenang setelah terjadinya gempa berkekuatan 7 SR. "Tetap waspada namun jangan panik, dan jauhi bangunan yang sudah rekah. Jangan tinggali rumah yang sudah rekahan karena khawatir bangunan akan roboh," ungkapnya.

Lihat video:



(RRN)