Aparat RT dan RW Diminta Putus Rantai Teror

Roni Kurniawan    •    Senin, 21 May 2018 15:54 WIB
terorisme
Aparat RT dan RW Diminta Putus Rantai Teror
Penjabat Sementara Wali Kota Bandung Muhammad Solihin, Medcom.id - Roni Kurniawan

Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, mengajak warga melawan terorisme melalui peringatan ke-100 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Aparat di tingkat RT dan RW diminta mengoptimalkan pengawasan memutus rantai pelaku teror di Kota Bandung.

Menurut Penjabat Sementara Wali Kota Bandung Muhammad Solihin, warga dapat berperan aktif mengawasi daerah masing-masing. Terlebih, saat Ramadan, warga berdatangan ke Kota Bandung. 

"Saya sudah meminta aparat kewilayahan untuk terus turun mengerahkan semua potensi yang ada untuk menjaga keamanan dan kenyamanan. Karena Bandung ini selalu menjadi tempat tujuan terutama pas bulan ramadan dan jelang lebaran nanti," ujar Solihin usai upacara Harkitnas di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin 21 Mei 2018.

Solihin pun meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Satpol PP untuk mendata warga pendatang. Peran ketua RT RW pun sangat menjadi vital untuk memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan terutama dari warga pendatang.

"Saya juga sudah perintahkan Disdukcapil untuk terus mendata, jangan sampai kecolongan. Apalagi lagi musim teroris, kita harus siap siaga juga membantu keamanan dengan Polri dan TNI," bebernya.

Bandung pernah menjadi target teror bom pada 2017, tepatnya di Cicendo. Bom panci, demikian istilah yang digaungkan dalam aksi tersebut. Bahkan pelaku teror bom panci menguasai kantor Kelurahan Arjuna, namun berhasil dilumpuhkan kepolisian.

"Kita harus kembali menggelorakan semangat persatuan ini demi stabilitas keamanan di Kota Bandung dan Indonesia," tegasnya.


(RRN)