Mandek, Proyek Terminal Jatijajar Menunggu Serah Terima

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 23 May 2018 16:18 WIB
terminal bus
Mandek, Proyek Terminal Jatijajar Menunggu Serah Terima
Terminal Jatijajar Depok, Jawa Barat. (Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno)

Depok: Pembangunan Terminal Jatijajar Depok, Jawa Barat, belum rampung. Sementara, musim mudik segera tiba.

Proyek terminal itu diketahui mandek sejak 2016. Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadan Wihana menerangkan, proses pembangunan terminal tipe A bukan mandek tetapi menunggu proses serah terima.

"Kita masih menunggu proses serah terima dari Pemkot Depok ke Pemerintah Pusat (Badan Pengelola Tranportasi Jabodetabek)," ujar Dadang, Rabu 23 Mei 2018. 

Dadang menuturkan, sesuai aturan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014, untuk terminal tipe A menjadi kewenangan pemerintah pusat. "Bukan daerah lagi. Setelah serah terima,kebijakan ada di Pemerintah pusat."

Pantauan Medcom.id, pembangunan Terminal Jatijajar belum rampung sepenuhnya. Kepala keamanan Terminal Jatijajar, Fikri, 53, mengungkap pembangunan masih berlanjut. Kelak akan dibangun dua jembatan di terminal tersebut.

"Ini baru satu, nanti mau dibangun lagi dengan lebar kurang lebih, 42 Meter," bebernya kepada Medcom.id. 

Fikri membeberkan, Terminal Jatijajar dibangun sejak 2010 lalu. Terminal tipe A itu bakal diambil allih oleh pemerintah pusat, melalui Kementerian Perhubungan. 

"Beberapa kali Kementerian Perhubungan, meninjau ke Terminal Jatijajar," terangnya.

Meskipun mandek, Bangunan Terminal Jatijajar tampak kokoh. Intalasi listrik sudah terpasang dan berfungsi normal. Seluruh bagian gedung pun sudah dipasangi lampu. 

"Untuk jaga kebersihan, ada lima petugas yang disiagakan. Seluruhnya (instalasi listrik) berfungsi. Tapi kita nyalain sebagian karena biaya per bulannya hanya sejuta rupiah," tandasnya.

Terminal Jatijajar akan melayani kendaraan umum untuk angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan/atau Angkutan Lintas Batas Negara, angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Angkutan Kota dan Angkutan Pedesaan.


(LDS)