Dua SPBU di Bandung Disegel karena Curang

Roni Kurniawan    •    Jumat, 19 Oct 2018 11:56 WIB
penipuan
Dua SPBU di Bandung Disegel karena Curang
Petugas menyegel mesin pengisian bahan bakar di SPBU di Kiaracondong, Bandung, Jumat 19 Oktober 2018, Medcom.id - Roni Kurniawan

Bandung: Penyegelan dilakukan di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bandung, Jawa Barat. Sebab, dua SPBU itu diduga curang saat mengisi bahan bakar ke konsumen.

Petugas dari Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan melakukan inspeksi mendadak di SPBU di Jalan Ibrahimadji, atau di kawasan Kiaracondong. Petugas menemukan satu mesin pengisian bahan bakar dipasangi alat untuk mengurangi takaran.

"Kami menemukan alat itu memfungsikan perubahan takaran," ujar Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggriono di sela-sela inspeksi, Jumat, 19 Okober 2018.

Veri menuturkan batas maksimal kesalahan atau error pada setiap mesin pengisian BBM sebesar 0,5 persen dalam satu liter untuk pertamax dan pertalite. Namun pada SPBU tersebut terdapat selisih hingga dua kali lipat dari batas toleransi.

"Ini ditemukan suatu alat tambahan yang dapat memanipulasi angka. Ini hampir dua kali lipat," lanjut Veri.

Temuan serupa pun didapat di SPBU kawasan Jalan R.E Martadinata atau Jalan Riau. Satu dari 14 mesin yang terdapat di SPBU tersebut pun terpaksa disegel karena kedapatan alat serupa untuk mengurangi takaran BBM yang dijual jenis premium.

"SPBU yang di Jalan Riau juga sama, tapi lebih canggih karena menggunakan switch dan kode untuk mengelabui angka yang dikeluarkan," tutur Veri.

Direktorat Metrologi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap dua SPBU itu kemungkinan sanksi yang akan dijatuhkan kepada pemilik SPBU.

"Kita akan lakukan penyelidikan untuk lebih lanjut. Karena ada dugaan alat tersebut telah dipasang lama sehingga merugikan konsumen," pungkasnya.


(RRN)