Besok, Lalu Lintas di Jalan Arteri Kalimalang Dialihkan

Antonio    •    Jumat, 05 Oct 2018 20:32 WIB
lalu lintas
Besok, Lalu Lintas di Jalan Arteri Kalimalang Dialihkan
Lalu lintas di Kalimalang di bawah simpang susun Cikunir, Jumat, 5 Oktober 2018, Medcom.id - Antonio

Bekasi: Rekayasa lalu lintas dilakukan di Jalan Arteri Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, mulai Sabtu, 6 Oktober 2018. Tujuannya untuk pemasangan tiang pancang pada proyek pembangunan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) seksi II A di sekitar Jembatan VI Kalimalang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi Johan Budi Gunawan mengatakan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus. Rekayasa lalu lintas berlangsung hingga tiga bulan kedepan.

“Di depan jembatan 6 itu belum ada tiang (pemancang), masih ada 4 tiang yang akan dibangun di sana. Kalau dibangun harus diurug dulu kan. Sehingga jembatan 6 ini harus ditutup. Lama pekerjaan ini sebenarnya lebih dari 3 bulan. Namun setelah negosiasi akhirnya disepakati maksimal 3 bulan,” kata Johan di Bekasi, Jumat, 5 Oktober 2018.

Rekayasa lalu lintas diterapkan kepada pengendara roda dua dan empat. Dari arah Jembatan Galaxy, pengendara yang biasanya bisa melewati Jemabtan VI dialihkan ke Jembatan Caman. Karena, Jembatan VI ditutup.

Sementara itu, kendaraan dari arah Tol JORR yang sebelumnya bisa langsung belok ke kanan untuk ke arah Jatibening, saat ini harus belok kiri. Mereka harus berputar di Jembatan Galaxy.

Johan mengatakan, akan ada 80 hingga 100  petugas yang akan mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara. Polisi dari Polres Metro Bekasi Kota juga akan membantu rekayasa.

Jalur tersebut terbilang cukup ramai dilintasi pengendara. Sebab jalur itu menghubungkan Jakarta Timur dengan Kota Bekasi. Untuk ke wilayah Jakarta, warga Kota Bekasi yang menggunakan sepeda motor kerap menggunakan jalur tersebut.

Sementara, Kepala Lapangan PT Waskita Tol Becakayu Seksi II menyampaikan, pengerjaan Tol Becakayu seksi II baru 15 persen. Untuk di Jembatan VI Kalimalang akan ada pemasangan empat tiang pancang.

“Dalam tiga bulan akan dipasang empat pile (tiang pancang) di jembatan 6. Kita bongkar (jembatan VI) dan diselesaikan dalam waktu 3 bulan. Tingginya 10 meter,” ujarnya.



(RRN)