Bandara Kertajati

Polda Tegaskan Pemilik Lahan Sepakat Ukur Area untuk BIJB

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 17 Nov 2016 15:55 WIB
bandara
Polda Tegaskan Pemilik Lahan Sepakat Ukur Area untuk BIJB
Lanskap maket proyek pembangunan BIJB di Majalengka, Jabar, Ant - Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Bandung: Kericuhan terjadi saat petugas dari pemerintah provinsi hendak mengukur lahan untuk perluasan area Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka. Polda pun menegaskan area yang diukur itu sudah dibebaskan dan bakal digunakan untuk BIJB.

"Pembebasan lahan sudah sesuai persetujuan pemiliknya," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus di Bandung, Kamis (17/11/2016).

Lantaran itu, lanjut Yusri, warga tak punya alasan untuk memprotes pengukuran lahan. 

Kepala Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Kertajati, Dedi, mengatakan warga yang menolak bukan pemilik lahan. 

"Jadi, yang dilarang untuk diukur, bukan milik mereka sendiri," ujar Dedi.

Lantaran itu Dedi menyayangkan aksi penolakan warga berujung bentrokan dengan aparat. Warga menghalangi petugas pemerintah provinsi yang hendak melakukan pengukuran lahan.

Baca: Pengukuran Lahan Bandara Kertajati Dijaga 2.000 Personel

Warga melemparkan kayu dan batu ke arah petugas. Mereka juga bersenjatakan ketapel dan parang.

Polisi yang bertugas mengamankan pengukuran lahan pun bereaksi. Mereka menembakkan gas air mata untuk meredam kericuhan.

Baca: Gas Air Mata Meletus Setelah Polisi Terkena Ketapel


(RRN)