Kebijakan Tanpa Styrofoam Bikin Produsen Mie Mangkuk Tunduk

Roni Kurniawan    •    Jumat, 28 Oct 2016 14:50 WIB
sampah
Kebijakan Tanpa Styrofoam Bikin Produsen Mie Mangkuk Tunduk
Seorang warga memunguti plastik dan sampah stryofoam di Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Bandung: Kebijakan larangan penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan di Kota Bandung, Jawa Barat, sukses membuat produsen mie instan berkemasan mangkuk, tunduk.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berhasil membujuk salah satu perusahaan mie instan untuk tak lagi menggunakan styrofoam sebagai kemasan. Bahkan, perusahaan ternama itu siap mengganti kemasannya.

"Alhamdulillah, tanpa diduga Indofood meminta bertemu dan menyatakan mereka memahami dan menyetujui akan mengubah kemasan styrofoam," ujar pria yang akrab disapa Emil ini di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (28/10/2016).

Menurut Emil, perusahaan itu akan mengganti kemasannya dengan bahan karton seperti yang digunakan produsen mie instan di Belanda. "Di Belanda (kemasan) air mineral saja pakai karton bukan plastik. Jadi, kenapa di sini enggak bisa," tuturnya.




Emil mengaku kaget atas kesiapan produsen mie terbesar di Indonesia itu mengganti kemasannya. Apalagi kebijakan perusahaan itu akan diberlakukan secara nasional.

"Tadinya saya mengira hanya untuk konsumsi (warga) Bandung, ternyata mereka akan mengubah kemasan (secara nasional). Gara-gara (kebijakan) ini sekalian saja untuk seluruh Indonesia," kata dia.

Emil melarang penggunaan styrofoam untuk kemasan makanan maupun minuman mulai 1 November ini. Pelarangan ini ditujukan untuk para pebisnis mulai dari pedagang kaki lima, restoran, hingga pasar modern.

 


(UWA)