UMP Lebih Kecil Ketimbang UMK, Pemprov: Sudah Proporsional

Jaenal Mutakin    •    Rabu, 02 Nov 2016 16:20 WIB
upah
UMP Lebih Kecil Ketimbang UMK, Pemprov: Sudah Proporsional
Ilustrasi upah, Ant

Metrotvnews.com, Bandung: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2017 sebesar Rp1.420.624. Besaran UMP 2017 lebih kecil ketimbang upah minimum kota (UMK) 2016 Bandung yaitu Rp2.626.940.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar Ferry Sofwan mengakui nilai UMP lebih kecil ketimbang UMK Bandung. Namun, ia menegaskan penetapan UMP sudah proporsional.

"Hitungan UMP sudah proporsional dan diteken Gubernur pada 1 November 2016," kata Ferry di Bandung, Rabu (2/11/2016).

Menurut Ferry, penetapan UMP mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan. Formulasinya mengadaptasikan UMK paling kecil di Jabar dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Di Jabar, UMK 2016 paling kecil diberlakukan di Kabupaten Pangandaran yaitu Rp1.324.620. Sementara inflasi mulai September 2015 hingga September 2016 yaitu 3,07 persen. Sedangkan laju pertumbuhan ekonomi yaitu 5,18 persen.

"Dari formulasi itu, ditemukan kenaikan UMP sebesar 8,25 persen. Formulasi ini juga diberlakukan di seluruh provinsi di Indonesia," lanjut Ferry.

Menurut Ferry, UMP merupakan batas minimum upah untuk para buruh. UMP akan menjadi batas paling bawah bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk merekomendasikan upah minimum masing-masing daerah.


(RRN)