Hanura tak Sodorkan Nama Calon Pendamping Ridwan Kamil

Roni Kurniawan    •    Jumat, 29 Dec 2017 16:25 WIB
pilgub jabar 2018
Hanura tak Sodorkan Nama Calon Pendamping Ridwan Kamil
Ridwan Kamil mendapat dukungan dari empat partai di Pilgub Jabar 2018, Medcom.id - Roni Kurniawan

Bandung: Partai Hanura tidak memberikan syarat kepada Ridwan Kamil (Emil) usai mengeluarkan surat rekomendasi untuk maju sebagai calon gubernur Jabar 2018 mendatang. Hanura tidak menyodorkan nama untuk menjadi bakal calon wakil gubernur mendampingi Emil. 

Menurut Wakil Ketua DPD Hanura Jabar Dian Rahadian, partai menyerahkan keputusan pemilihan bakal cawagub kepada Emil. Partai Hanura berkomitmen berjuang bersama Emil dan koalisi di Tanah Pasundan. Termasuk, menyamakan visi misi dan strategi untuk memenangkan Pilgub Jabar 2018.

Baca: Kang Emil: Dukungan Hanura Hasil Komunikasi Intens

"Mengenai sosok wagub, Kami menyerahkan sepenuhnya kepada beliau (Emil). Kami tidak mengajukan kader," kata Dian melalui sambungan telepon, Jumat, 29 Desember 2017.

Dian mengaku memberikan keluasaan bagi Emil untuk menentukan pendampingnya. Hanura tak ingin membenani Emil jika mengajukan kader untuk menjadi bakal cawagub. Terlebih saat ini, terdapat enam nama kandidat yang dikantongi Emil dan dipilih salah satunya menjadi bakal cawagub.

"Kami ingin wagubnya yang dapat seiring, seirama dan sehati dengan pak RK (Ridwan Kamil). Kami tidak ingin Pak RK terpaksa, dipaksa dan tersandera," beber Andi.

Sementara itu, Andi menuturkan jika Hanura akan memberikan masukan tersebut kepada partai koalisi pendukung Emil yakni NasDem, PKB dan PPP. Pasalnya saat ini, tiga partai tersebut tengah berembuk untuk menentukan bakal cawagub yang cocok berpasangan dengan Emil.

"Mungkin kami nanti akan ikut memberikan masukan terhadap partai koalisi," tandasnya.

Hanura bergabung untuk memberikan dukungannya pada Emil di Pilgub Jabar 2018. Jadi ada empat partai yang berkoalisi untuk memenangkan Emil. Gabungan empat partai mendulang 24 kursi di legislatif. Yaitu NasDem (5 kursi), PKB (7 kursi), PPP (9 kursi), dan Hanura (3 kursi).


(RRN)