Korban Gempa di Ciamis Meninggal karena Tertimpa Tembok

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 16 Dec 2017 10:42 WIB
gempa
Korban Gempa di Ciamis Meninggal karena Tertimpa Tembok
ilustrasi Metrotvnews.com

Bandung: Gempa berkekuatan 6,9 skala richter (SR) yang terjadi Jumat malam 15 Desember 2017 membawa korban jiwa di wilayah Ciamis dan Pangandaran.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan satu orang korban wanita yaitu Hj Dede Luthfi (70), meninggal setelah tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Korban, mengalami pendarahan di kepala dan tulang belakang punggung.

"Korban sempat dibawa ke RSUD Ciamis sekitar pukul 00.30 WIB. Jadi posisi rumah korban tingkat dua dan dalam taraf pembangunan ini roboh menimpa korban," ucap Yusri, Sabtu, 16 Desember 2017.

Yusri menjelaskan untuk korban luka berat ada dua orang. Keduanya juga telah dibawa ke RSUD Ciamis dan tengah mendapatkan perawatan.

"Korban yang luka berat, mengalami luka di kaki sebelah kanan dan dibagian kepala," katanya.

Sementara itu untuk di wilayah Pangandaran ada empat warga asal Dusun Tanjung Rejo, Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran yang hingga saat ini telah dievakuasi di Puskesmas Pangandaran.

"Keempat korban ini, juga tertimpa reruntuhan rumah mereka selamat dan masih mendapatkan perawatan medis," bebernya.

Yusri mengimbau kepada masyarakat di wilayah Jawa Barat terutama Pangandaran agar tetap tenang meski belum ada lagi gempa bumi susulan.

Sementara itu, menurut Kantor Basarnas Bandung, Status Tsunami sudah dicabut oleh pihak BMKG. Namun, Tim Basarnas masih melakukan pemantauan di tiga wilayah yang terdampak gempa.

"Tiga Tim dari Kantor SAR Bandung, telah meluncur dari sejak dini hari tadi mereka dipecah ke beberapa wilayah seperti Tasikmalaya, Pangandaran dan Ciamis," ungkap Humas dan Protokoler Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor.



(ALB)