Kasus Penembakan di Bogor Berbuntut Saling Lapor

Rizky Dewantara    •    Rabu, 24 Jan 2018 12:10 WIB
penembakan
Kasus Penembakan di Bogor Berbuntut Saling Lapor
Ilustrasi

Bogor: Polresta Bogor Kota menerima dua laporan terkait tewasnya kader Partai Gerindra Fernando Alan Joshua Wowor di parkiran Diskotek Lipss. Pihak Fernando dan Briptu Achmad Ridhoi Sayidas Suhur saling melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian.

Wakapolresta Bogor Kota AKBP Rantau Isnur Eka menjelaskan, laporan pertama terkait penembakan oleh anggota Brimob Kelapa Dua Briptu Ridho yang menewaskan Fernando. Laporan kedua, terkait dugaan pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok orang terhadap Briptu Ridho.

"Kami tegaskan, dua kasus itu akan ditangani secara profesional dan transparan. Tidak berat sebelah atau dapat diintervensi pihak mana pun," kata Rantau di Bogor, Jawa Barat, Selasa, 23 Januari 2018.

(Baca: Penembakan Kader Gerindra Murni Masalah Pribadi)

Menurut Rantau, tim penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi secara maraton, termasuk empat rekan korban penembakan. "Kami juga telah mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis glock 9 mm," tambahnya.

Sementara, Briptu Ridho hingga saat ini belum dapat diperiksa karena kondisinya masih kritis. "Dalam menyelidiki dan mengungkap dua kasus ini, polisi sangat berhati-hati. Kami minta masyarakat bersabar hingga proses penyelidikan tuntas," pungkasnya.

(Baca: Polisi Periksa Senjata Penembak Kader Gerindra)


(NIN)