RSU Tangsel Kekurangan Fasilitas Inap untuk Pasien DBD

Farhan Dwitama    •    Selasa, 29 Jan 2019 16:24 WIB
demam berdarah
RSU Tangsel Kekurangan Fasilitas Inap untuk Pasien DBD
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Tangerang: Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan mengakui kekurangan fasilitas rawat inap pasien untuk demam berdarah Dengue (DBD). Empat pasien DBD terpaksa ditangani di luar fasilitas perawatan.

Fasilitas tempat tidur rawat inap hanya tersedia untuk 170 pasien. Sebanyak tujuh pasien dirawat di luar ruang perawatan.

"Karena keterbatasan kami. Empat di antaranya pasien DBD," ucap Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU kota Tangsel, Imbar Umar Gazali, Selasa, 29 Januari 2019.

Kekurangan fasilitas layanan tempat tidur bagi pasien rawat inap ini sudah lama terjadi. Imbar menyebut RSU tidak bisa menolak pasien yang datang.

"Biasanya kalau bisa dilakukan di Puskesmas, kami anjurkan di Puskesmas. Karena kamar penuh. Tapi kalau memang memaksa, ya kami tidak bisa menolak,” ucap dia.  

Kekurangan sarana tak hanya di ruang perawatan. Ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSU Tangsel belum mampu menampung banyak pasien. Saat ini mereka hanya bisa melayani 18 pasien di UGD.

“UGD saja sering kita sampai 27 orang, padahal kapasitasnya cuma 18 pasien. Makanya ada pasien di UGD itu dirawat di atas kursi roda. Atau ada di kasur puskesmas yang membawanya,” ucap Imbar.


(SUR)