Korban Tanggul Jebol di Bogor Diungsikan

Mulvi Muhammad Noor    •    Minggu, 11 Jun 2017 11:12 WIB
banjir
Korban Tanggul Jebol di Bogor Diungsikan
Tanggul jebol Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro Cianten, Kabupaten Bogor, Jabar, Sabtu (10/6/2017). (Metrotvnews.com/dok BPBD Kab Bogor)

Metrotvnews.com, Bogor:  Warga korban jebolnya tanggul Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Cianten 1 B, di Kampung Muara Dua, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diungsikan. Hal ini untuk mengantisipasi banjir susulan, karena tanggul belum bisa diperbaiki. 

Sebanyak tiga kepala keluarga (KK) diungsikan ke gedung SD Muara 3, delapan keluarga lainnya diungsikan ke rumah warga yang lebih aman. Jumlah warga yang mengungsi sebanyak 28 orang. 

"Umumnya rumah yang terdampak masih laik huni. Namun warga diungsikan karena rumah belum bisa dibersihkan menyeluruh dan mengantisipasi banjir susulan," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Asep Rusman, di Bogor, Sabtu 10 Juni 2017. 

Asep menjelaskan, pihaknya belum menghitung jumlah kerugian materi akibat peristiwa ini. Tim penanggulangan bencana yang juga dibantu TNI, Polri, dan warga sekitar masih fokus menangani para korban. 

BPBD telah menyalurkan bantuan logistik seperti makanan, selimut, tikar, paket kesehatan, handuk, dan matras. Bantuan logistik cukup mencukupi kebutuhan penanganan bencana, dan bisa ditambah jika diperlukan. 

Sekretaris Kecamatan Pamijahan Dedi Supriadi memastikan, PT Jaya Dinamika Geohidroenergi sebagai operator PLTM Cianten 1 B akan bertanggung jawab. Hal tersebut tertulis dalam surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani petinggi perusahaan dan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika)  Pamijahan. 

Diberitakan sebelumnya, Tanggul PLTM Cianten 1 B jebol pada Sabtu pagi. Air bah yang keluar dari jebolan tanggul selebar 10 meter merusak 11 rumah warga. 

Berdasarkan data Pemerintah Desa Cibunian, air limpasan juga merusak sekitar 1,7 hektar lahan pertanian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.



(ALB)