Kader Posyandu Dikerahkan Cegah Kekerasan Anak

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 18 Nov 2016 19:16 WIB
penganiayaan anak
Kader Posyandu Dikerahkan Cegah Kekerasan Anak
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jabar, Netty Heryawan. Foto: Metrotvnews.com/Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Ratusan ribu pendamping kader Posyandu (PKP) akan dilibatkan mencegah kekerasan terhadap anak yang angkanya cukup tinggi di Jawa Barat. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat, Netty Heryawan, saat menghadiri lomba Posyandu Tingkat Jawa Barat di Cirebon, Jumat 18 November 2016.

Netty menyebutkan, saat ini terdapat 52 ribu Posyandu di Jawa Barat dengan jumlah kader mencapai 214 ribu orang. Kader-kader tersebut sudah dilatih untuk siap mendampingi masyarakat, salah satunya terkait kekerasan anak.

Beberapa hal yang menjadi tanggung jawab kader Posyandu adalah memberikan pendampingan tentang pola pengasuhan dan perlindungan anak.

PKP, kata dia, nantinya akan membaca kerentanan yang terjadi di masyarakat. Netty mencontohkan, jika ada pasangan yang menikah dini, disharmoni, dan konflik hingga perceraian, maka PKP akan membacanya sebagai kerentanan dan akan melakukan pendampingan.

“Jadi, nanti mereka akan memberikan pemahaman terkait pengasuhan anak dan perlindungan anak,” ujar Netty, di Cirebon.

Baca: Balita Korban Penyiksaan Trauma Lihat Kulkas & Mesin Cuci

PKP juga diberikan pemahaman untuk mengenali bermacam kekerasan yang bisa terjadi pada anak. PKP nantinya akan menjadi salah satu pendamping jika ada permasalahan yang dihadapi anak-anak.

“Kalau nanti ada kekerasan yang menimpa anak, maka nanti PKP yang akan mendampinginya,” ujar Netty.

Istri Gubernur Jabar ini menuturkan seluruh kader PKP sudah diberikan pemahaman tentang cara pendampingan kasus yang terjadi di lingkungannya. 

Ia juga menyebutkan kader PKP secara rutin menerima pelatihan untuk meningkatkan pemahaman terkait perannya di masyarakat.

“Kalau ada masyarakat yang melaporkan keluarganya menjadi korban perkosaan, maka PKP sudah tahu harus bagaimana,” kata Netty.



(UWA)