29 Ribu Vaksin Antraks Disiapkan menjelang Kurban di Jabar

P Aditya Prakasa    •    Selasa, 31 Jul 2018 16:06 WIB
idul adha
29 Ribu Vaksin Antraks Disiapkan menjelang Kurban di Jabar
Ilustrasi. (MI/Ramdani)

Bandung: Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat mengawasi hewan kurban yang masuk ke wilayah Jabar, menjelang Idul Adha. Lantaran, Jabar masuk salah satu wilayah endemik virus Antraks.

Kepala DKPP Jawa Barat, Dewi Sartika mengatakan, virus Antraks menyebar pada 2008 lalu di Bogor. Meski kemungkinan kecil terjadi penyebaran kembali, pemerintah tetap mewaspadai virus yang disebabkan bakteri Bacillus Antharacis itu.

"Di Jabar itu ada lima kabupaten dan tiga kota (yang endemik antraks) di antaranya Bogor, Bekasi, Purwakarta, Karawang, dan Subang. Untuk kota ada Bogor, Depok, dan Bekasi," kata Dewi saat dihubungi, Selasa 31 Juli 2018.

DKPP Jawa Barat menyiapkan 29 ribu lebih vaksin, yang bakal disebar di daerah yang disinyalir terpapar virus Antraks. Selain itu, ppihaknya pun mewaspadai hewan kurban berasal dari luar wilayah Jabar seperti Jateng, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

"Daerah-daerah itu endemik Antraks juga, nanti akan kita periksa di lokasi cek point," kata Dewi.

Dewi melanjutkan, pemerintah daerah bersama pemerintah  pusat akan melakukan kerjasama untuk mengawasi. Sosialisasi pun dilakukan di lokasi cek point hewan potong  yang berasal dari luar Jawa Barat.

"Kita juga melibatkan DKM yang sudah kita latih, serta mantri-mantri hewan yang ada di Kabupaten dan Kota," ujar dia.


(LDS)