Vonis untuk Pelaku Pelecehan Seksual di Depok Lebih Tinggi

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 10 Aug 2018 12:27 WIB
pelecehan seksual
Vonis untuk Pelaku Pelecehan Seksual di Depok Lebih Tinggi
Ilustrasi hukum, Medcom.id - M Rizal

Depok: Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada pelaku pelecehan seksual, Ilham Sinna Tanjung. Hukuman lebih tinggi ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum. 

"Terdakwa dipidana karena melakukan tindak pidana tersebut dengan sengaja di tempat umum. Oleh karena itu pengadilan menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Ilham Sina Tanjung dengan pidana penjara selama 1 tahun," kata Ketua Majelis Hakim Rizki di PN Depok, Jalan Boulevard Raya, Kamis, 9 Agustus 2018.

Rizki mempersilakan terdakwa untuk menimbang vonis dengan melakukan banding. Kuasa hukum terdakwa, Agung Pratama, mengatakan akan memikirkan terlebih dulu skap terhadap vonis.

"Intinya saya harus menunggu keputusan dari pihak keluarga terdakwa dan berpikir-pikir dalam waktu 7 hari," ujar Agung.

Putusan hakim lebih tinggi ketimbang tuntutan jaksa. Pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menggunakan Pasal 281 Ayat 1 KUHP tentang kesusilaan terhadap Ilham. Ancaman hukumannya yaitu empat bulan penjara.

Pada Januari 2018, korban berinisial AH melaporkan Ilham yang diduga melakukan aksi pelecehan seksual. Ilham melakukan tindakan itu di Jalan Kuningan Datuk, Beji, Kota Depok. Aksi Ilham terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial.

Ilham kemudian ditangkap polisi pada 15 Januari 2018. Sidang perdana digelar pada 5 Juni 2018. Adapun barang bukti yang disita dari kejadian tersebut yaitu satu sepeda motor Honda Vario 125 bernomor polisi B 3270 EAO.

Meski polisi telah menangkap Ilham, aksi pelecehan seksual dengan modus serupa masih terjadi di Depok. Mahasiswi berinisial AT melapor ke Polresta Depok karena menjadi korban di Gang Swadaya II, Jalan Taman Andi I, Cimanggis, Depok, pada 16 Juni 2018. Hingga berita ini dimuat, pelaku belum ditangkap.


(RRN)