Empat Korban Longsor Magelang Belum Teridentifikasi

Mustholih    •    Senin, 18 Dec 2017 18:21 WIB
tanah longsor
Empat Korban Longsor Magelang Belum Teridentifikasi
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Semarang: Korban jiwa dalam musibah longsor di Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, diperkirakan bertambah. Data sementara, longsor menelan delapan korban jiwa.

Empat orang korban yang dievakuasi belum teridentifikasi. Sementara ini, baru empat di antaranya yang berhasil diketahui identitasnya.

Tiga orang yang telah teridentifikasi diketahui berasal dari Dusun Kemburan. Sedangkan satu orang lainnya berasal dari Dusun Dermo.

(Baca: Delapan Orang Tewas Tertimbun Longsor di Magelang)

"Longsor menimbun 16 orang, dimana 8 orang selamat dan 8 orang luka-luka. Diperkirakan masih terdapat penambang yang tertimbun longsor. Sejak awal tidak diketahui jumlah pasti masyarakat yang sedang menambang pasir dan batu pada saat itu," kata Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan tertulis, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 18 Desember 2017.

Sutopo menyatakan longsor terjadi pada pukul 10.00 WIB, Senin, 18 Desember 2017. Longsor tersebut tidak didahului hujan. Menurut Sutopo, tebing lereng dalam kondisi hampir tegak lurus sehingga mudah longsor.

"Tim gabungan dibantu warga terus melakukan evakuasi korban. Alat berat dikerahkan untuk mencari korban," tegas Sutopo.

Berikut identitas korban tewas tertimbun longsor di Magelang:
1. Zaenudin, 32, warga Dusun Kemburan, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.
2. Iwan Dwi, 34, warga Dusun Kemburan, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.
3. Suparno warga Dusun Dermo, Desa Bringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
4. Heri Setiawan warga Dusun Kemburan, Desa Bringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
5. ‎Empat korban tewas masih dalam proses identifikasi.

 


(SUR)