Polres Bandung Sita Ratusan Jeriken Miras

P Aditya Prakasa    •    Selasa, 04 Dec 2018 13:38 WIB
minuman beralkohol
Polres Bandung Sita Ratusan Jeriken Miras
Kepala Polreatabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema menunjuk ratusan jeriken miras yang disita petugas.

Bandung: Ratusan jeriken minuman keras (miras) jenis tuak disita dari sebuah truk oleh Polrestabes Bandung di Jalan Pasir Koja, Kota Bandung, Senin 3 November 2018 malam. Rencananya, miras tersebut akan dijual menjelang Natal dan tahun baru.

Kepala Polreatabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, ratusan jeriken miras itu diangkut menggunakan truk bak terbuka berwarna kuning dengan nomor polisi D 8000 WI. Untuk mengelabui petugas bak pun ditutup menggunakan terpal.

"Asalnya ditutup, karena mencurigakan, anggota mengecek truk tersebut dan diketahui ada ratusan jeriken berisi tuak itu," kata Irman di Markas Polrestabes Bandung, Selasa 4 November 2018.

Dari pengakuan sopir dan kernet truk yang kini menjadi tersangka, miras berjenis tuak itu sebelumnya dibawa dari Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi.

"Jumlahnya ada 112 jeriken. Menurut pengakuan sopir dan kernetnya akan diedarkan jelang akhir tahun," kata Irman di Markas Polrestabes Bandung, Selasa 4 November 2018.

Rencananya, lanjut Irman, ratusan tuak itu akan dijual ke pengecer yang ada di Kota Bandung. Para tersangka membeli tuak dari produsen di Sukabumi dengan harga Rp70 ribu per jeriken.

"Harga jual ke pembeli Rp100 ribu per jeriken, keuntungannya Rp30 ribu. Dijual di wilayah Pasir Koja," katanya.

Kini, Patar Sitanggang dan Roki Siregar sebagai sopir dan kernet truk telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Markas Polrestabes Bandung. Keduanya dijerat Pasal 28 Perda Nomor 11 Tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

"Pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp 50 juta," ucap Irman.


(ALB)