Gula yang Disegel di Cirebon Siap Dijual

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 31 Aug 2017 17:44 WIB
gula
Gula yang Disegel di Cirebon Siap Dijual
Gula di Pabrik Gula (PG) Sindanglaut Cirebon disegel Kemendag, MTVN - Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Kementerian Perdagangan (Kemendag) melepas segel terhadap 5.500 ton gula di Pabrik Gula (PG) Sindanglaut, Cirebon, Jawa Barat. Artinya, gula tersebut siap diedarkan.

Ketua DPC Asosiasi Petani Rakyat Indonesia (APTRI) PGB Sindanglaut, Rasim Agus Sanusi, mengatakan pencabutan segel dilakukan pada Senin 28 Agustus 2017. Kini, tersisa 1.500 ton gula yang masih disegel.

"Kami senang sekali segel dibuka," kata Rasim di Cirebon, Kamis 31 Agustus 2017.

Rasim mengatakan gula tersebut dalam proses pembelian dengan harga Rp9.700 per kg. Sehingga petani akan segera mendapatkan uangnya.

Menurut Direktur Utama PG Rajawali II , Audry Jolly Lapian, pelepasan segel lantaran 5.500 ton gula itu lulus uji laboratorium. Kualitas gula sudah sesuai standar.

"Sedangkan yang 1.500 ton dianggap masih di bawah standar," ujar Audry.

Sejak 2015, lanjut Audry, pemerintah menetapkan standar pewarnaan atau ICUMSA. ICUMSA merupakan standar kelas mutu (grade) warna gula yang ditentukan lewat satuan IU atau International Unit. 

Adapun gula rafinasi memiliki ICUMSA 80. Gula kristal putih 1 memiliki ICUMSA 81-200. Sedangkan gula kristal putih 2 memiliki ICUMSA 201-300.

Gula yang disegel termasuk jenis gula kristal putih 2 dengan ICUMSA yang seharusnya 201-300 IU. Namun hasil uji laboratorium menunjukkan icumsa sebanyak 321 IU.

"Artinya gula tersebut kurang putih dan tidak sesuai standar," ungkap Audry.


(RRN)