Dua Mantan Walkot Cimahi Divonis Empat dan Tujuh Tahun Penjara

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 30 Aug 2017 16:23 WIB
korupsi
Dua Mantan Walkot Cimahi Divonis Empat dan Tujuh Tahun Penjara
Wali Kota Cimahi nonaktif, Atty Suharti (tengah) bersama dengan suaminya Itoc Tochija (kanan). --MI/ARYA MANGGALA--

Metrotvnews.com, Bandung: Dua mantan Wali Kota Cimahi, Atty Suharti dan Itoch Tochija, divonis empat dan tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Kota Bandung, Rabu 30 Agustus 2017. Mereka terbukti bersalah atas tindakan pidana korupsi dalam proyek pembangunan Pasar Atas Cimahi tahun 2016.

Selain divonis penjara, Itoch juga diharuskan membayar denda Rp200 juta subsider dua bulan penjara. "Terdakwa terbukti secara sah bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi, sebagai dakwaan pertama," kata Ketua Majelis Hakim Sri Mumpuni, sembari mengetuk palu vonis pengadilan terhadap kedua pasangan suami istri tersebut. 

Putusan tersebut, lebih rendah dari tuntutan jaksa terhadap dua mantan wali kota Cimahi itu. Jaksa menuntut lima tahun penjara terhadap Wali Kota Cimahi periode 2012-2017, Atty Suharti. Sementara suaminya, Itoch Tochija, Wali Kota Cimahi periode 2002- 2007 dan 2007-2012, dituntut delapan tahun penjara.

Atas putusan itu, tersebut Jaksa Penuntut Umum KPK, menyatakan pikir-pikir dahulu.

Sementara itu, Majelis Hakim menegaskan, hal yang memberatkan atas putusan terhadap pasangan suami-istri tersebut yaitu keduanya tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

"Sedangkan hal yang meringankan, para terdakwa bersikap sopan selama persidangan, belum pernah dihukum selama ini dan telah lanjut, terutama salah satu terdakwa yaitu Atty sering sakit-sakitan," paparnya.

Adapun dasar vonis terhadap kedua pasangan pasutri tersebut yaitu terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan primer.


(ALB)