Pemkot Bogor Berencana Mengoperasikan Kembali TransPakuan

Mulvi Muhammad Noor    •    Senin, 12 Jun 2017 17:16 WIB
transportasi
Pemkot Bogor Berencana Mengoperasikan Kembali TransPakuan
Pengendara motor melewati halte bus Transpakuan Metrologi, jalan raya Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat -- ANT/Arif Firmansyah

Metrotvnews.com, Bogor: Pemerintah Kota Bogor berencana kembali mengoperasikan Bus TransPakuan yang berhenti beroperasi sejak Maret 2017. Namun, pembayaran gaji karyawan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT), operator Bus TransPakuan, yang belum dibayar dari awal tahun belum dapat dipastikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDJT Rakhmawati mengatakan, sebanyak 10 bus TransPakuan saat ini sedang diperbaiki. Ia berharap, bus bisa kembali dioperasikan usai Lebaran.

"Akan kami coba untuk menambah (unit bus yang diperbaiki, red)," kata Rakhmawati di Bogor, Jawa Barat, Senin 12 Juni 2017.

(Baca: Meski Dapat Kucuran Dana, Trans Pakuan Tetap Terancam Bangkrut)

Menurut Rakhmawati, jurusan yang dioperasikan sesuai dengan rute awal, yakni Cidangiang-Bubulak dan Cidangiang-Belanova.

Terkait gaji karyawan PDJT yang belum dibayar, Pemkot Bogor mengaku belum memiliki dana. "Kalau karyawan tidak mau, kami bisa cari orang lain. Tapi, pada umumnya karyawan bersedia agar bus TransPakuan kembali beroperasi," kata Rakhmawati yang juga menjabat sebagai Kadishub Kota Bogor ini.

Rakmawati tak memungkiri jumlah karyawan yang terlalu 'gemuk' menjadi penyebab bangkrutnya PDJT. Mau tidak mau, nantinya PDJT harus memangkas jumlah karyawan.

"Sudah dihitung jumlah SDM yang ideal. Kalau kami operasikan 20 bus, maksimal karyawan yang diperlukan hanya 80 orang. Makanya, ada yang harus dirumahkan," pungkas Rakhmawati.


(NIN)