Polisi Geledah Rumah Terduga Penembak Polisi di Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Senin, 27 Aug 2018 05:54 WIB
penembakan polisi
Polisi Geledah Rumah Terduga Penembak Polisi di Cirebon
Ketua Rukun Warga (RW) setempat Mayko Anwar. Medcom.id/Ahmad Rofahan.

Cirebon: Kasus penembakan dua polisi patroli jalan raya (PJR) di Tolk KAnci Pejagan mulai terkuat. Polisi sudah menggeledah satu kediaman terduga pelaku di Kanggraksan Utara, Harjamukti, Cirebon, Minggu, 26 Agustus 2018.

Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 03.00 dini hari. Ketua Rukun Warga (RW) setempat Mayko Anwar mengatakan belasan anggota Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 mendatangi rumah milik Rajendra Sulistiyanto.

"Dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, memang ada penggeledahan dari Densus 88 di rumah Rajendra," kata Mayko di Cirebon, Minggu, 26 Agustus 2018.

Mayko menyebut Rajendra bukan warga asli Cirebon. Rajendra berasal dari Brebes, Jawa Tengah. Rajendra baru pindah ke Cirebon setelah menikah dengan perempuan setempat.

"Anaknya masih berumur 1 tahun," kata Mayko.

Mayko membenarkan penggeledahan yang dilakukan Densus 88. Tapi, ia tak tahu barang-barang yang dibawa petugas dari kediaman Rajendra. 

"Penggeledahan lancar, tidak ada masalah," ujar Mayko.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang Polisi Patroli Jalan Raya (PJR) ditembak oleh tiga Orang Tidak Dikenal (OTK) di Tol Kanci Pejagan, tepatnya di KM 224 yang masuk wilayah Desa Tambelang Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua polisi luka serius dan masih mendapatkan perawatan medis. 

Nama Rajendra ramai dibicarakan setelah namanya tertulis menjadi salah satu pasien di salah satu rumah sakit di Tegal, akibat luka tembak. Rajendra dan satu kawannya yang terluka memilih untuk meninggalkan rumah sakit ketika hendak dirujuk ke rumah sakit lainnya.


(DRI)