Penyebab Lubang Misteri di Sukabumi

Roni Kurniawan    •    Senin, 10 Sep 2018 12:31 WIB
Penyebab Lubang Misteri di Sukabumi
Rustam, peneliti Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) tengah membeberkan penyebab terjadinya lubang misterius di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Medcom.id/Roni Kurniawan

Bandung: Badan Geologi telah meninjau dan memeriksa langsung lubang misteri yang berada di Kampung Legoknyenang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kaduhampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lubang misteri tersebut muncul akibat terowongan alami bawah tanah di area sawah ambles.

Tim dari Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) menemukan saluran air membentang sepanjang 50 meter dari aliran anak sungai Cigalunggung. Aliran sungai di bawah tersebut tidak memiliki struktur penguat dan berujung ambles pada Kamis, 6 September 2018.

"Amblesan tanah terjadi pada lahan sawah. Lubang amblesan berbentuk oval dengan dimensi panjang 6,5 meter, lebar 4 meter dengan kedalaman 6 meter," ujar Rustam di gedung perpustakaan PATGTL Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 10 September 2018.

Rustam mengatakan, terowongan aliran sungai tersebut diperkirakan sudah terbentuk sejak puluhan tahun. Namun, karena tidak adanya kontruksi penguat terowongan, maka mengakibatkan amblesnya tanah di area pesawahan tersebut.

"Daerah situ merupakan lahan basah dan sawah produktif, sehingga air yang mengalir di bawahnya terus menggerus tanah karena tidak ada penguat atau kontruksi. Maka sedikit demi sedikit tergerus oleh aliran air," tuturnya.

Amblesnya tanah membuat aliran sungai tersendat material. Hal ini menyebabkan genangan air di hulu akibat tersumbat.

"Ada genangan air dari sungai tersebut, tapi tidak begitu banyak karena ini anak sungai, debitnya (air) kecil. Tapi kalau terus dibiarkan bisa meluap ke area sawah," urainya.

Tanah ambles semakin meluas sepanjang terowongan jika sumbatan tanah di terowongan tersebut tidak segera diperbaiki.
 
(SUR)