Petugas Tol Palikanci Tak Biarkan Warga Berada di Bahu Tol

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 30 Aug 2018 13:32 WIB
penembakan polisi
Petugas Tol Palikanci Tak Biarkan Warga Berada di Bahu Tol
Antrean kendaraan pemudik memadati Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (20/6). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara.

Cirebon: Petugas Tol Palimanan–Kanci (Palikanci), Cirebon, Jawa Barat akan melarang warga berdiam diri di bahu jalan.

Larangan tersebut merupakan respon dari penembakan terhadap dua anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Barat beberapa hari lalu.

"Kita sudah koordinasi dengan Polsek setempat, untuk melakukan hal tersebut," kata Traffic Management Manager Jasa Marga Tol Palikanci, Agus Hartoyo, sata dikonfirmasi, Kamis, 30 Agustus 2018.

Hartoyo menjelaskan, jika ada warga di bahu jalan tol, maka pihaknya meminta kepada petugas untuk melakukan pengusiran.

Namun, ia juga meminta kepada petugas untuk mendokumentasikan terlebih dahulu orang tersebut sebelum dilakukan pengusiran.

"Difoto dulu, baru diusir untuk tidak berada di bahu jalan tol," jelas Hartoyo.

Selain itu, menurut Hartoyo, Jasa Marga Tol Palikanci juga akan mengusulkan memasang Closed Circuit Television (CCTV) ke sejumlah kendaraan unit layanan di tol tersebut. Pemasangan CCTV dilakukan agar bisa dijadikan alat bukti jika terjadi tindak pidana.

"Kalau ada perampokan, begal dan lainnya, biar kita punya bukti," pungkas Hartoyo.

Sebelumnya penembakan terjadi pada Jumat, 24 Agustus 2018. Saat itu, Aiptu Dodon Kusgiantoro dan Ipda Widi Harjan tengah berpatroli di tol Kanci-Pejagan. 

Dalam patroli tersebut, keduanya melihat tiga orang yang sedang duduk di bahu jalan dekat gerbang tol Mertapada Cirebon, saat didekati untuk ditegur, orang tersebut melepaskan tembakan hingga melukai Dodon dan Widi.

Selasa, 28 Agustus 2018, Aiptu Dodon meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta. Sementara Ipda Widi masih dalam perawatan. Perburuan para pelaku saat ini dilakukan Mabes Polri bersama Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah.


(DEN)