Anggota Polisi Dikeroyok saat Bubarkan Balap Liar

Hendrik Simorangkir    •    Selasa, 16 Oct 2018 18:35 WIB
penganiayaan
Anggota Polisi Dikeroyok saat Bubarkan Balap Liar
ilustrasi-medcom.id/ Rakhmat Riyandi.

Tangerang: Sejumlah pemuda mengeroyok seorang anggota polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya, lantaran tak terima aksi balapan liarnya dibubarkan. Pengeroyokan terjadi di Kampung Rawacana, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, pada Minggu 14 Oktober 2018 sekira pukul 02.30 WIB.  

"Korbannya dari anggota kepolisian yang berupaya membubarkan aksi tersebut, karena kebetulan korban tinggal di wilayah itu," kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf di Mapolsek Jatiuwung, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, 16 Oktober 2018.

Eliantoro menjelaskan, setelah mengeroyok para pemuda yang diketahui berjumlah enam orang itu pun langsung melarikan diri karena mengetahui korbannya adalah anggota kepolisian.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di bagian kepala dan kaki. Korban pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatiuwung. 

"Kami berhasil mengamankan enam orang pada Senin 15 Oktober 2018 di kediamannya masing-masing. Enam pelaku tidak ada yang bekerja," jelas Eliantoro.

Eliantoro kembali mengatakan, jalanan di kawasan tersebut memang sering dijadikan ajang balapan liar. Polisi telah berulang kali telah membubarkan kegiatan itu, tapi para pembalap liar tetap saja melakukan aksinya.

Akibat perbuatannya, pelaki dijerat Pasal 170 atau 351 tentang penganiayaan dengan ancaman 7 tahun penjara. 

"Barang bukti hanya visum et repertum saja karena memang pelaku mengeroyok dengan tangan kosong," pungkas Eliantoro.


(DEN)