Puncak Longsor, Jalur Jakarta-Puncak Ditutup

Rizky Dewantara    •    Senin, 05 Feb 2018 11:39 WIB
longsorbencana longsor
Puncak Longsor, Jalur Jakarta-Puncak Ditutup
Bencana longsor di Puncak, Bogor, Senin 5 Februari 2018. (Istimewa)

Bogor: Hujan deras yang berkepanjangan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, menyebabkan longsor. Data sementara, terdapat empat titik longsor yaitu di sekitar Attaawun, Widuri, Grand Hill, dan Riung Gunung. 

Longsor menutup jalan dan terdapat beberapa tiang listrik roboh serta pohon tumbang. Belum ada laporan resmi jumlah korban. BPBD Kabupaten Bogor masih mendata.

"Untuk sementara jalur jalan dari Jakarta menuju Puncak ditutup total karena jalan tertimbun longsor. Mulai pukul 09.15 WIB," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Senin, 5 Februari 2018.

Baca: Puncak Longsor

Jalur Puncak ditutup mulai Polingga untuk memudahkan evakuasi dan penanganan longsor di empat titik longsor tersebut. Jalur dari Jakarta menuju Puncak dialihkan lewat Sukabumi. Sedangkan dari Cianjur menuju Jakarta dialihkan lewat Jonggol.
 
Saat ini hujan masih terus turun. BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat dari TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan, dan masyarakat menangani longsor. 

BMKG memprediksi hujan masih terus berlangsung hingga siang nanti. Potensi hujan di wilayah Jabodetabek masih tetap tinggi. BMKG mencatat hujan yang berlangsung selama 4 Februari 2018 tercatat 152 milimeter per hari. 

"Ini tergolong curah hujan ekstrem yang menyebabkan longsor dan naiknya debit Sungai Ciliwung," kata Sutopo.

Sementara itu, naiknya debit Sungai Ciliwung telah menyebabkan banjir di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Jakarta. Level Siaga I dengan ketinggian muka air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa mencapai 220 sentimeter pada Senin 5 Februari 2018, pukul 08.30 WIB. Tapi, pada 09.05 WIB debit air naik menjadi 240 sentimeter. 

Debit sungai tersebut akan tiba di Pintu Air Manggarai Jakarta pada sekitar pukul 17.30 WIB. Banjir saat ini berlangsung di bantaran sungai di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Sebagian masyarakat dievakuasi ke tempat yang aman.

"Tim Reaksi Cepat BNPB disebar untuk mendampingi BPBD dalam penanganan darurat banjir.
 
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor, dan puting beliung," ujar Sutopo.


(ALB)