Jenderal Moeldoko Ajari Petani Indramayu Bertani

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 23 Nov 2017 13:09 WIB
pertanianjam tangan moeldoko
Jenderal Moeldoko Ajari Petani Indramayu Bertani
Jendral (Purn) Moeldoko saat berbagi ilmu tentang pertanian kepada petani di Indramayu, Jawa Barat -- MTVN/Ahmad Rofahan

Indramayu: Kesuksesan panen di Indramayu ternyata tidak dialami merata seluruh petani di kabupaten tersebut. Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal (Purn) Moeldoko pun turun untuk menyemangati para petani.

"Saya anak petani, jadi saya bisa memahami kesulitan para petani di sini," kata Moeldoko di Balai Desa Nunuk, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu, 22 November 2017.

Mantan Pangdam Siliwangi ini tidak hanya berempati dengan para petani, tetapi juga menggelar klinik pertanian. Tujuannya, agar penurunan produksi padi di wilayah tersebut tidak terjadi lagi pada musim berikutnya.

Di Desa Nunuk, penurunan produksi padi terjadi hingga 60 persen karena serangan hama dan virus. Kebanyakan petani hanya bisa memanen 5 ton per hektare. Jumlah tersebut sangat jauh dari hasil yang diharapkan.

Moeldoko mengajak para petani cepat bangkit dan kembali bekerja keras di musim tanam berikutnya. Mantan Panglima TNI ini memaparkan bagaimana proses pertanian yang baik, mulai dari pembenihan, pemupukan, pemberantasan hama, sampai aspek teknologi pertaniannya.

"Dengan teknologi, kita bertani dengan kepastian, bukan semoga," kata Moeldoko.

Menurut Moeldoko, petani binaannya di sejumlah daerah bisa memanen sedikitnya 9 ton per hektare berkat bantuan teknologi. Mereka menggunakan benih padi M70D dan M400 yang merupakan hasil teknologi Moeldoko.

Keunggulannya, M70D bisa dipanen hanya dalam waktu 70 hari. Sementara, M400 memiliki 400 bulir padi per tangkai.

Kepala Desa Nunuk Mashadi berteria kasih kepada Moeldoko yang sudah berbagai ilmu dan pengalaman kepada petani di wilayahnya. "Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kami ambil dari klinik pertanian hari ini. Semoga ini adalah titik balik kita untuk meningkatkan produksi pertanian ke depannya," ujarnya bersemangat.


(NIN)