Suami Satu Korban Tanjakan Emen Berfirasat Buruk

Hendrik Simorangkir    •    Senin, 12 Feb 2018 00:10 WIB
kecelakaan lalu lintas
Suami Satu Korban Tanjakan Emen Berfirasat Buruk
Suasana rumah duka Liliana di Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan. Medcom.id/ Hendrik

Tangerang: Slamet Riyanto (58), memiliki firasat tidak enak sebelum istrinya Liliana (50) menjadi korban kecelakaan di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Sabtu 11 Februari 2018.

"Saya sudah ada firasat sebelumnya, jadi saat itu sehari sebelum berangkat dia (Liliana) tidak makan," kata Slamet saat ditemui Medcom.id di rumah duka di Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu, 12 Februari 2018. 

Sementara itu, Doni Agustian, menantu Liliana menceritakan, keberangkatan korban tidak seperti biasanya karena setiap korban berpergian selalu mengajak cucu. 

"Setiap bepergian ke mana saja selalu Ibu Lili membawa anak kedua saya Cesario. Karena anak kedua saya dari kecil sudah dekat dengan neneknya itu," ujar Doni. 

Lanjutnya, Cesario yang kini berusia 11 tahun sempat protes terkait kepergian neneknya menuju wilayah Lembang, Jawa Barat. 

"Dia komplain ke saya kenapa dirinya tidak diikutsertakan pergi bersama neneknya. Entah kenapa neneknya tidak mengajaknya," tutur Doni. 

Liliana pun akhirnya berangkat bersama rekan-rekannya sesama warga Pisangan yang tergabung dalam rombongan Rapat Akhir Tahunan (RAT) Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Permata.

Total, ada 158 orang yang berangkat dengan menumpnangi tiga bus wisata. Lilianan menumpang pada bus pertama yang mengalami kecelakaan. 

Bus yang ditumpangi Liliana terbalik di Tanjakan Emen yang dikenal rawan kecelakaan. Liliana menjadi salah satu korban yang tewas bersama 26 orang lainnya. 

Liliana berhasil diketahui pertama kali oleh suaminya yang mendatangi RSU Subang. Ciri-ciri korban diketahui melalui sebuah jam tangan yang dipakainya.

"Saat itu saya mengecek kamar jenazah, kondisi istri saya mukanya penuh dengan luka dan lumpur. Tapi saya bisa mengenalinya dari cincin dan jam yang dipakainya. Jam itu saya tahu karena itu hadiah yang saya belikan untuk dia," sambung Slamet. 

Jenazah Liliana masuk ke tempat peristirahatan terakhirnya pada Minggu, 11 Februari 2018 pukul 12.30 WIB. Isak tangis keluarga mengiringi kepergian ibu dua anak itu. 

Sementara, kakak kandung Liliana, Sarminah (52), yang ikut dalam rombongan berhasil selamat dari tragedi tersebut. Sarminah mendapatkan luka ringan yang kini masih dirawat di Rumah Sakit Syarif Hidayatullah UIN, Ciputat, Tangerang Selatan. 


(SCI)