Polisi Bongkar Prostitusi Online Pelajar dan Mahasiswi di Bekasi

Antonio    •    Senin, 19 Feb 2018 18:51 WIB
prostitusi
Polisi Bongkar Prostitusi Online Pelajar dan Mahasiswi di Bekasi
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Bekasi: Polres Metro Bekasi Kota membongkar bisnis prostitusi melalui media sosial Facebook yang menjajakan gadis pelajar, mahasiswi hingga sales promotion girl (SPG). Pihak kepolisian mengamankan satu laki-laki dan dua orang perempuan di sebuah hotel di Jalan Kalimalang, Bekasi.

Kasus terungkap dari laporan masyarakat yang resah lantaran sebuah hotel di Jalan Raya Kali Malang diduga kerap menjadi tempat prostitusi.

"Dua wanita itu sebagai korban yang akan dijual RH kepada pelangganya melalui transaksi online," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Dedy Supriyadi di Bekasi, Senin, 19 Februari 2018.

Pria berinisial RH, 22, berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta. Dalam porstitusi online ini, ia berperan sebagai mucikari. Dua orang gadis berinisial K dan K adalah korban dalam 'bisnis lendir berbasis daring' tersebut.

Cara kerja pelaku dalam bisnis tersebut sangat sederhana. Ia menawarkan gadis cantik melalui Facebook beserta tarifnya. Jika sudah sepakat dengan harga, RH langsung mengantarkan gadis ke hotel untuk dinikmati pria hidung belang.

Pelaku sudah meraup untung banyak karena beroperasi sekitar enam bulan. "Gadis muda yang disodorkan oleh tersangka RH dari luar kota maupun dari Bekasi," ungkapnya.

RH diketahui merupakan warga Gambir, Jakarta Pusat. Dalam menjalankan bisnis tersebut, ia membuka tarif Rp1-Rp1,5 juta per jam. Ia mengaku hanya mendapat Rp50 ribu dalam sekali transaksi.

Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp3,3 juta dan tiga unit telepon genggam. Pelaku terancam dikenakan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.


(SUR)