Hari Ini, Masa Tanggap Darurat Banjir Bandang Garut Berakhir

Wildan Fadilah    •    Selasa, 04 Oct 2016 11:03 WIB
banjir bandang garut
Hari Ini, Masa Tanggap Darurat Banjir Bandang Garut Berakhir
Korban banjir bandang di sebuah pengungsian di Garut, Metrotv

Metrotvnews.com, Garut: Masa tanggap darurat banjir bandang Garut, Jawa Barat, berakhir pada Selasa 4 Oktober. Pemerintah Kabupaten Garut pun  mempercepat pembenahan di masa transisi.

Masa tanggap darurat berlangsung selama 14 hari. Proses pencarian 19 korban pun sudah dihentikan. 

Di hari terakhir masa tanggap darurat, petugas mengebut pembenahan dan perbaikan infrastruktur. Misalnya di Lapangan Paris. Petugas mengoperasikan alat berat untuk membersihkan sisa-sisa lumpur yang terbawa arus banjir.


(Rusunawa yang menjadi tempat penampungan warga korban banjir bandang di Garut, Metrotv)

"Iya hari ini terakhir (masa tanggap darurat). Kami akan lebih fokus pada pengungsi," kata Sekretaris Pemerintah Kabupaten Garut, Iman Alirahman.

Nanti sore, kata Iman, Bupati Rudy Gunawan akan menerbitkan surat keputusan transisi pemulihan bencana. Setelah itu, Pemerintah Kabupaten akan bertanggung jawab penuh pada rekonstruksi dan rehabilitasi, termasuk menangani pengungsi.


(Sekretaris Pemerintah Kabupaten Garut, Iman Alirahman, Metrotv)

Iman mengatakan banjir bandang mengakibatkan 1.000 warga kehilangan rumah. Mereka pun harus tinggal di pengungsian selama proses pemulihan.

Sementara itu petugas dari Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk menormalisasikan air di kawasan tersebut. Tujuannya, agar banjir tak kembali meluap.


(Alat berat membersihkan lumpur di lokasi banjir bandang di Garut, Metrotv)

Banjir bandang menerjang tujuh kecamatan di Garut pada Selasa malam 20 September. Ratusan rumah luluh lantak. Sejumlah fasilitas umum pun tak dapat beroperasi lantaran material lumpur menumpuk dalam bangunan. Misalnya di RSUD dr Slamet Garut.

Bencana itu mengakibatkan 19 orang hilang terbawa arus banjir. Lebih 30 warga tewas.




(RRN)