Polisi Buat Sketsa Wajah Pelaku 'Begal' Payudara di Depok

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Minggu, 29 Jul 2018 13:30 WIB
kejahatan sekspelecehan seksual
Polisi Buat Sketsa Wajah Pelaku 'Begal' Payudara di Depok
Kepala Unit Tim Idik III Satuan Reskrim Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus menunjukkan sketsa 'pembegal' payudara. Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Depok: Polisi masih memburu pelaku kasus 'begal' payudara di Kota Depok, Jawa Barat. Polisi telah membuat sketsa wajah pelaku berdasarkan keterangan dan bukti yang telah terkumpul.

"Penyidik Polresta Depok bersama Tim Inavis Mabes Polri kemarin telah melakukan rekonstruksi wajah pelaku," ungkap Kepala Unit Tim Idik III Satuan Reskrim Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus  di Mapolresta, Jalan Margonda Raya, Depok, Minggu, 29 Juli 2018.

Menurut hasil identifikasi dari sejumlah saksi dan korban pelaku diperkirakan berusia 25-27 tahun tinggi badan kurang lebih 170 sentimeter.

"Ciri khusus secara detail tidak ada. Namun umur dan tinggi badan, sudah dapat diperkirakan dan diduga pelaku berlogat Sunda," ucapnya.

Baca: Korban 'Begal' Payudara Diyakini Bertambah

Sketsa tersebut, lanjut Firdaus, akan disebarluaskan ke masyarakat guna memperoleh petunjuk baru. Sketsa diharapkan mampu membantu dalam membongkar kasus tersebut.  

"Hasil dari gambar ini akan kami sebarluaskan pada masyarakat. Diharapkan masyarakat bisa memberikan informasi ke kami untuk mengungkap kasus ini,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang mahasiswi Jurusan Teknik Mesin di sebuah perguruan tinggi Kota Depok, melapor ke Mapolresta Depok atas insiden tindakan asusila yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada Minggu 15 Juli 2018.

AT yang biasa berdagang kue sebelum memulai aktivitas perkuliahan menjadi korban begal payudara sekitar pukul 06.15 WIB di Gang Jengkol, Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Baca: Ciri `Pembegal` Payudara di Depok

Pelaku sempat meremas payudaranya dua kali bahkan sempat memukul kepala mahasiswi asal Cirebon ini.

"Dia juga sempat memperlihatkan alat vitalnya, dan mengancam akan membunuh jika melawan, saya teriak warga keluar. Pelaku langsung kabur, dia pakai motor Mio warna hitam," pungkasnya.


(SUR)