Penumpang KRL Mengaku tak Tahu Sosialisasi dari PT KCI

Rizky Dewantara    •    Senin, 23 Jul 2018 15:12 WIB
krl
Penumpang KRL Mengaku tak Tahu Sosialisasi dari PT KCI
Suasana di Stasiun Bogor. (Rizky D)

Bogor: Antrean panjang pagi tadi terjadi di loket karcis kertas KRL. Para penumpang harus membeli karcis kertas lantaran ada pembaruan dan pemeliharaan sistem e-ticketing KRL. 

Penumpang KRL asal Stasiun Bogor, Andhika Dewangga, 37, mengaku tidak mengetahui pembaruan itu. Akibatnya, banyak pengguna KRL, termasuk dirinya, tidak tahu adanya perbaikan itu. 

"Saya dan istri tiap hari menggunakan KRL untuk bekerja. Tapi adanya pembaruan e-ticketing KRL kami baru tahu hari ini. Alhasil harus mengantre panjang beli tiket," ungkap Andhika yang bekerja sebagai konsultan di Kementerian Dalam Negeri ini, di Stasiun Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, Senin 23 Juli 2018.

Andhika dan istrinya hanya bisa pasrah harus mengantre membeli tiket kertas. Sebab, tidak ada tranpostasi lain yang memungkinkan untuk menuju lokasi kerja di Jakarta. Selain itu, KRL dinilai lebih fleksibel, tarif lebih murah, dan irit waktu perjalanan. 

"Semoga dengan adanya peremajaan ini membuat KRL lebih nyaman. Tidak telat jadwalnya dan tidak menumpuk antar penumpang di dalam KRL," ungkap dia. 

Sementara itu, salah satu penumpang asal Bojonggede, Nuri Andrian, mengatakan harusnya PT PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)  bisa mengantisipasi adanya penumpukan  penumpang saat membeli tiket kertas. 

"Mereka menyiapkan karcis manual kertas seharga Rp3 ribu ke semua jurusan dengan jumlah loket yang minim.  Ya mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi dalam tindakan pencegahannya," ungkapnya. 

VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa mengklaim telah menyebarkan informasi terkait peremajaan tiket itu melalui media sosial internal KCI, juga televisi di dalam KRL. Dengan cara itu ia yakin banyak penumpang KRL yang tahu peremajaan tersebut. 

Eva mengakui masih ada penumpang yang belum tahu informasi pembaruan siste e-ticketing. "Sosialisasi akan kami kuatkan. Yang terpenting saat masuk stasiun sudah diinformasikan adanya pengerjaan e-tiketing KRL," kata Eva saat dihubungi Medcom.id, Senin, 23 Juli 2018.


(LDS)