Korban Pembacok Begal Ditetapkan Tidak Melawan Hukum

Antonio    •    Kamis, 31 May 2018 10:08 WIB
kekerasanaksi begal
Korban Pembacok Begal Ditetapkan Tidak Melawan Hukum
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto. Medcom.id/Antonio

Bekasi: Tindakan Irfan, 19, melawan dan membacok dua begal, AS dan IY, ditetapkan tidak melawan hukum. Dia tidak bisa dipidana karena perbuatannya hanya membela diri.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan tindakan Irfan kepada pelaku tidak dapat dipidana.

"Perbuatan mereka berdua itu masuk kategori bela paksa, perbuatannya dapat dibenarkan oleh hukum, kalau dapat dibenarkan, berarti benar," kata dia di Bekasi, Kamis, 31 Mei 2018.

Status hukum Moh Irfan Bahri, 19, korban begal yang melumpuhkan pelaku sempat disebut-sebut akan jadi tersangka. Namun, Indarto menyebut remaja asal Madura itu masih masih berstatus saksi atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Pendapat ahli menunjukkan dia hanya bela paksa. Karena itu pula, polres Bekasi mengganjar Irfan dengan penghargaan karena telah memberi inspirasi untuk melawan kejahatan.

Baca: Korban Begal di Bekasi Diberi Penghargaan
 


(SUR)